Pelajar Cepu Dilatih Tanggap Bencana

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Sebanyak 40 pelajar tingkat SMA wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi sasasaran utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora untuk diberi pelatihan tanggap bencana.

Pasalnya, pelajar di wilayah setempat dianggap berpotensi dan mempunyai kesadaran sosial yang tinggi untuk dibekali menjadi seorang relawan bencana.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPBD Blora Sri Rahayu, sela-sela pembekalan pelajar, kepada Suarabanyuurip.com. Para pelajar tersebut digiring mendekat ke sumber bencana, yaitu di tepian Bengawan Solo Kecamatan Cepu.

“Supaya anak bisa melihat langsung kondisi Bengawan Solo dan dalam peyampaian materi lebih mengena dalam diri pelajar,” katanya.

Pihaknya berharap, pelajar bisa membantu BPBD dalam menyebarluaskan informasi kebencanaan kepada sesama pelajar maupun keluarga dan masyarakat luas.

“Kelak mereka juga bisa dimintai bantuan tenaganya jika suatu saat terjadi bencana,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, para pelajar dibekali dengan berbagai materi kebencanaan, termasuk  pengetahuan wilayah rawan bencana yang ada di wilayah Cepu dan di wilayah Blora secara keseluruhan.

Baca Juga :   Bojonegoro Susun Lima Raperda

“Termasuk manajemen penanggulangan bencana dan karakteristik ancaman bencana di Kabupaten Blora,” terangnya.

Para pelajar juga dilatih dalam memberikan pertolongan dan penyelamatan di air yang menggunkan perahu. Pemberian pertolongan pertama gawat darurat, Membuka dapur umum serta bongkar pasang tenda darurat. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *