Skenario Puncak Produksi 205 Ribu Bph Meleset

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy 

Bojonegoro – Skenario puncak produksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu sempat digadang – gadang hingga tembus 205 ribu barrel per hari (bph). Namun skenario itu urung dilakukan lantaran target di tahun 2015 lalu tak tercapai.

Kepala Bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro mengungkapkan, kalau puncak produksi taruhlah terjadi di bulan Agustus atau September 2015 jumlah produksi 205 ribu bph bisa tercapai karena ‎masih ada Early Production Facility (EPF) dan Early Oil Expansion (EOE).

“Keduanya mampu memproduksi 40 bph, kalau ditambah 165 ribu bph hasilnya 205 ribu bph,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu.‎

‎Sementara itu, EPF hanya memiliki masa kontrak hingga 15 Januari tahun 2016. Sedangkan, proyek pengerjaan Fasilitas Central Processing Facility (CPF) hingga memasuki tahun 2016 masih belum selesai.Meski demikian, lanjut dia, jumlah produksi di Lapangan Banyuurip masih memungkinkan bertambah.

“Sehingga tidak bisa overlap, nanti kalau sudah waktunya overlap kemungkinan bisa meningkat,” tuturnya.

Baca Juga :   Tripatra Temui Karang Taruna

‎Akan tetapi, menurut dia, secara teknis harus melihat beberapa aspek terlebih dulu. Mulai dari performance reservoir, kesiapan fasilitas produksi, hingga off taker. Dia menjelaskan, suatu Lapangan minyak tidak bisa dipaksakan produksinya.

“‎Sebenarnya masih bisa mencapai 205 ribu bph, tapi kami mengambil langkah save. Produksi minyak tidak bisa dilakukan maksimal, namun secara optimal,” paparnya.

Elan mengakui jika puncak produksi di Lapangan Banyuurip sudah terealisasi. Jumlah produksi 165 ribu bph berasal dari Train A dan B. Namun, beberapa pengerjaan terus dilakukan. Termasuk berhentinya kegiatan flaring sebesar 50 Milion Standard Cubic Feet per Day/ Juta Standar Kaki Kubik per Hari (MMSCFD).

‎”Juni nanti akan habis, izin flaring berlaku selama 6 bulan dimulai sejak Desember 2015 lalu,” ucapnya.(Roz).

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *