SuaraBanyuurip.com – Aly Imron
Tuban – Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Tuban, Jawa Timur tahun 2017, fokus kepada finishing proyek infrastruktur. Keputusan ini diambil karena sampai awal tahun 2016 banyak proyek infrastruktur terbengkalai.
“Kita fokuskan penyelesaian infratruktur dahulu,” kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain, ketika ditemui usai acara Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrembang) Kabupaten di Pendapa Krida Manunggal Tuban, Selasa (29/3/2016).
Salah satu titik perhatian Pemda yakni megaproyek Tuban Sport Center (TSC). Proyek sebesar Rp400 miliar tersebut, baru tahap pemerataan lahan. Belum rampungnya TSC akibat minimnya kemampuan APBD Tuban.
“Kemampuan kita hanya dua miliar untuk menyokong TSC setiap tahun,” imbuh Noor Nahar.
Selain TSC, RPJM 2017 juga memprioritaskan pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran, penurunan angka kemiskinan, peningkatan sektor Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), serta memperkuat struktur ekonomi masyarakat setempat.
Sesuai perhitungan keuangan Pemda Tuban, kekuatan APBD Tuban 2017 sekira Rp2,2 triliun. Jumlah tersebut bakal dialokasikan kebeberapa program vital, yang telah diplaningkan dalam RPJM.
Nilai tersebut diproyeksikan tidak mampu merealisasikan ribuan usulan dari masyarakat. Tercatat animo partisipasi masyarakat dalam Musrembang tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten tahun ini sangat tinggi. Terbukti ada 4.000 usulan program desa dari 328 desa di 20 kecamatan.
“Ketika usulan dalam RPJM tidak terealisasi harap dimaklumi,” tambahnya.
Paparan RPJM 2017 tersebut mendapat respon dari DPRD setempat. Sesuai usulan dari 50 anggota dewan, hanya mengerucut lima point. Yakni, pertama perbaikan infrastruktur jalan umum dan jembatan, kedua pemerataan pendidikan, ketiga perbaikan layanan kesehatan, keempat membangun mental SDM yang religius, dan kelima mengurangi angka kemiskinan.
“Sudah ada sinkronisasi dengan usulan dewan,” singkatnya.
Musrenbang Kabupaten Tuban yang membhas RPJM 2017, dihadiri oleh Bakorwil Bojonegoro, Bappeda Provinsi Jatim, Forpimda Tuban, Muspika Tuban, dan perwakilan Kepala Desa dari 328 desa. (alim)