SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Kebijakan pemerintah pusat menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak berpengaruh terhadap harga sembako di daerah. Sampai akhir bulan Maret 2015, harga Sembako maupun kebutuhan lainnya di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, masih stabil.Â
“Belum ada pengaruhnya penurunan BBM,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Bhismo Setyo Adji, Bhismo Setyo Adji, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Rabu (30/3/2016).
Pihaknya berharap besar kebijakan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), IGN Wiratmaja Puja, soal penurunan BBM setiap triwulan berdampak terhadap perekonomian daerah.
Tetapi hasil pemantauan timnya di beberapa Pasar tradisional belum menunjukkan penurunan harga. Padahal Pertamina telah menurunkan harga BBM sudah 3 kali, sejak awal bulan, pertengahan, dan akhir bulan Maret 2016.
“Bahkan ada kenaikan harga serupa cabai karena stok terbatas,” imbuhnya.
Pihaknya mengakui, soal naik turunnya harga di pasar kerap dipengaruhi jumlah pasokan barang di gudang, maupun kelancaran distribusi ke pasar tradisional.
“Kondisi berbeda kalau ada rencana BBM naik, semua harga barang sudah membumbung tinggi,” tambahnya.
Tercatat, sampai kini harga beras Bengawan masih Rp 10.346 per kilo, harga beras IR4 Rp 9.035 per kilo, Gula pasir harganya Rp 12.195 per kilo, harga minyak goreng curah Rp 10.310 per kilo, daging sapi harganya Rp 104 ribu per kilo, dan harga cabe rawit sebesar Rp 35 ribu per kilo.
“Pemda berharap perubahan harga BBM nanti membawa dampak possitif terhadap kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Terpisah, salah satu pedagang cabai di Pasar baru Tuban, Rumiatun, membenarkan belum ada pegaruhnya terhadap harga di pasar. Entah apa penyebabnya harga cabai rawit sudah naik.
Tercatat, harga cabai  rawit saat ini Rp 64.000 per Kg, padahal sebelumnya kisaran antara Rp 39.000 per Kg hingga Rp 40.000 per Kg. Sedangkan cabai kriting saat ini Rp 33.000 per kilogram, sebelumnya seharga Rp 34.500 per Kg, cabai hijau atau biasa dari harga Rp 33.200 per Kg turun menjadi Rp 31.300 per Kg.
Diketahui, Penurunan harga BBM tanggal 30 Maret 2016 mencakup 4 jenis, harga Pertalite semula Rp 7.300 per liter, kini menjadi Rp 7.100 per liter. Harga Pertamax semula Rp 7.850 per liter, turun menjadi Rp 7.650 per liter.
Lainnya harga Pertamax plus semula Rp 8.750 per liter, turun menjadi 8.550 per liter. Sedangkan harga Pertamax Dex semula Rp 8.700 per liter, kini menjadi Rp 8.500 per liter.(aim)