SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Lahan pertanian di sejumlah desa sekitar area eks pengeboran Blok Nona di Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sedang menikmati panen raya. Selain hasil panen bagus, harga padi kering sawah di wilayah tersebut cukup tinggi yakni Rp4.500 per kilogram.
“Ini panen musim tanam pertama mas. Hasilnya lumayan bagus meski terus diguyur hujan,†kata salah satu petani warga Cancing, Soleh, Rabu (30/6/2016).
Selain Desa Cacing, desa lainnya yang sedang memasuki musim panen adalah Desa Girik, Blawi, Sendangrejo dan Dandang. Kondisi ini menjadikan petani sibuk terjun ke sawah untuk memanen tanaman padinya dengan menggunakan mesin perontok sejak sepakan terakhir.
Selain dijual ke tengkulak yang datang langsung membeli gabah basah ke lokasi, sebagian petani memilih membawa pulang hasil panennya.
“Gabahnya dibawa pulang. Dijemur dulu dan dijual lagi menunggu harga jual naik,†ujar petani lainnnya Sidik.
Panen raya ini menjadikan para petani serasa melupakan mimpi tentang lumbung migas di daerahnya yang tidak membuahkan hasil dan akhirnya dihentikan.(tok)