Bupati Minta Cermat Gunakan Anggaran

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, menekankan, meskipun Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, telah mencapai puncaknya sebesar 165.000 Bph, namun dana bagi hasil (DBH) yang diterima Bojonegoro tidak sebanyak yang dibayangkan.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro hanya mendapat DBH Rp 887 miliar, meleset dari prediksi sebelumnya sebesar Rp1,4 triliun. Sehingga harus cermat menggunakan anggaran.

“Maka kita harus cermat menggunakannya,” ujar Suyoto.

Investasi di sektor keuangan dan pembentukan dana abadi akan tetap menjadi tonggak penting bagi keberlanjutan stabilitas fiskal Bojonegoro dalam jangka panjang.

“Jangan mudah tergoda untuk belok jalur dari skenario jalan mendaki,” tukasnya.

Sektor jasa, industri dan wisata, sebagai andalan baru harus dipercepat dan perkuatan pondasinya. Era baru ekonomi Bojonegoro sudah dimulai, industri padat modal, teknologi, padat karya sudah terjadi.

“Dan tanah yang kosong atau tidak produktif akan dikenai PBB 2-3 kali lipat,” tandasnya.

Pilkada 2018 tinggal satu tahun lagi, sehingga suhu politik akan naik. Dalam memantapkan terwujudnya kepemimpinan transformatif dan kematangan demokrasi di Bojonegoro maka pendidikan politik yang bertumpu pada gagasan dan program pro pembangunan berkelanjutan jangan dianggap tabu.

Baca Juga :   Pemkab Mulai Awasi Operator Blok Gundih

“Bagaimana mendorong seluruh kekuatan politik dan elemen masyarakat madani turut berpartisipasi secara bertanggung jawab dan produktif,” pungkasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *