SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Penelepon gelap dengan mengatasnamakan dari Kejaksaan Negeri, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mulai beredar di wilayah Kecamatan Cepu, Blora. Salah satunya seperti yang dialami oleh Camat Cepu, Mei Naryono, Selasa (5/4/2016).
Mei Naryono, mengaku, telah dihubungi melalui sambungan telepon kantor oleh seseorang yang tak dikenal dengan mengaku dari staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Dalam percakapan, menurut Mei, dirinya diminta menghubungi Kepala Kejaksaan Tinggi Blora melalui nomor seluler yang diberikan oleh orang yang menelponya tersebut.
“Tadi pagi saya dihubungi oleh seseorang yang tidak saya kenal dengan mengaku Staf Kejari. Dia bilang, Bapak segera menghubungi kepala kejaksaan,” katanya, kepada Suarabanyuurip.com menirukan orang yang menelponnya.
Namun, kata dia, tidak lekas percaya dan langsung mencoba mengklarifikasi dengan Kepala Kejari Blora, Mohammad Djumali, melalui nomor telepon yang ada didaftar selulernya.
“Setelah saya klarifikasi kepada Pak Djumali, ternyata tidak benar,” ujarnya.
Dia menghimbau kepada semua Aparat Sipil Negera dan warga untuk berhati-hati, jangan langsung percaya kepada penelpon yang belum dikenalnya, apalagi mengaku sebagai pejabat negara.
“Karena bisa jadi ujung-ujungnya mengarah dipenipuan atau suatu hal lainnya,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Kejari Blora, Mohammad Djumali, mengaku tidak pernah menghubungi Camat Cepu melalui telephon maupun memerintahkan staf untuk menghubunginya. “Jikapun ingin berkomunikasi bisa ke rumah beliau langsung saja, karena dekat nggak perlu telepon,” katanya melalui pesan singkat.
“Jangan percaya orang-orang yang mengatasnamakan staf Kajari Blora maupun yang lainnya. Baik dilakukan melalui telephon maupun WhatsApp. Laporkan ke polisi saja,” ujarnya.(Ams)