SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Pengumuman pemenang dari empat peserta yang mengajukan lahan calon pengganti Tanah Kas Desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang digunakan pengembangan penuh lapangan Banyuurip, Blok Cepu seluas 13,2 hektar sampai saat ini masih ngambang, dan belum ada kejelasan pastinya.
Salah satu peserta lelang, Juari, mengaku belum mendapat kabar atau pemberitahuan tentang rencana akan dilakukannya pengumuman pemenang lelang TKD Gayam.
“Saya belum tau, dan belum dapat pemberitahuan,” kata dia kepada Suarabanyuurip.com belum lama ini.
Dia mengungkapkan, biasanya setiap ada perkembangan tentang TKD pihaknya selalu menerima pemberitahuan terlebih dulu.
“Biasanya dapat pemberitahuan dulu. Tapi ini tidak ada apa-apa,” ungkapnya.‎
Terkait harapan pada saat pengumuman nanti, dia ingin agar proses penentuan pemenang dilakukan secara transparan dan tidak melanggar aturan. Pada prinsipnya, dia tidak mempersoalkan siapa saja pemenangnya.
“Siapapun pemenangnya tidak masalah. Terpenting prosesnya harus terbuka dan transparan,” ucapnya.
Kepala Bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro saat berupaya dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, Minggu (10/4/2016) kemarin hingga saat ini belum memberikan respons.
Sekedar diketahui, empat peserta lelang TKD Gayam tersebut adalah Rumadi, Juari, Kamidin dan Yoyok Hernowo. (Roz)