Warga Khawatirkan Bocornya Gas Susulan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Belum semuanya peralatan produksi diperbaiki. Membuat warga Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, masih menaruh kekhawatiran adanya gas bocor susulan dari kilang pengolahan minyak mentah, milik PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) di wilayah setempat.

“Informasinya hingga saat ini peralatan produksi belum diperbaiki secara keseluruhan. Jadi kami khawatir adanya bau gas susulan,” kata seorang warga Desa Remen, Agus (40), ketika ditemui Suarabanyuurip.com di sekitar area TPPI, Tuban, Rabu (13/4/2016).

Meskipun bau gas tidak menyengat, namun diakuinya sangat mengganggu saluran pernapasan. Tercatat, beberapa warga yang menderita sesak napas, kerap kesulitan menghirup udara.

Dia menceritakan, bau gas dari kilang TPPI serupa bau Liquefied Petroleum Gas (LPG). Kebocoran kali ini merupakan insiden perdana sejak TPPI diambil alih oleh Pertamina, dan dikunjungi Presiden RI, Joko Widodo, pada tahun 2015 silam.

Warga lainnya, Imam (45), membenarkan, kebocoran kilang tersebut. Sejak sebulan yang lalu, setiap pukul 16:00 WIB, bau gas mulai menyeruak ke pemukiman warga.

Baca Juga :   Lifting Minyak Bojonegoro Capai 24,609 Juta Barel

“Susah napas ketika baunya muncul,” sambungnya.

Walaupun sudah ada pengecekan dari tim kesehatan TPPI, warga masih trauma kalau kebocoran kilang terulang kembali. “Saya menyarankan pihak perusahaan maupun terkait lainnya untuk segera mencarikan solusi terbaik agar insiden tersebut tidak terulang,” sarannya.

Sementara, General Manager (GM) TPPI Tuban, Masputra Agung, mengakui sebulan yang lalu kilang produksi TPPI bocor. Penyebabnya usia kilang menua, ditambah korosi dari laut utara Tuban.

“Ada beberapa peralatan, dan 1 kilang tanki produksi bocor,” ungkapnya.

Soal tindakan perbaikan, pihaknya telah memperbaiki 1 tanki produksi minyak mentah. Sedangkan peralatan lainnya, masih menunggu kiriman dari pusat.

“Kami belum tahu kapan alatnya datang, yang jelas target perbaikan sampai bulan Mei 2016,” pungkasnya.

Diketahui, bocornya kilang TPPI terjadi pada akhir bulan Pebruari 2016. Tercatat, ada dua desa yang terdampak dari kebocoran gas ini meliputi, Desa Remen, dan Desa tasikharjo, Kecamatan Jenu, Tuban.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *