SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Jajaran Unit Lalu-lintas Kepolisian Resort (Polres) Blora, Jawa Tengah, tak terkecuali Unit Lalu-lintas Polsek Cepu, mengajak awak angkutan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Cepu, untuk memerangi Narkoba yang saat ini mulai merajalela.
Agus Sungkowo, Kepala UPT Terminal Cepu, mengajak semua awak angkutan, dan penumpang untuk perangi narkoba.
“Kami benci narkoba, dan kami ajak awak angkutan serta penumpang untuk memeranginya,” katanya, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (14/4/2016).
Efek dari Narkoba, menurut dia, sangat berbahaya, utamanya bagi awak angkutan. Saat ini, narkoba tidak memandang siapa dan dimana orang itu bekerja atau bertempat tinggal.
“Bisa berbahaya jika mereka terkena narkoba. Apalagi, santer beredar berita jika oknum pejabat pun juga ada yang tersangkut masalah Narkoba,” ungkapnya.
Oleh karena itu, dilingkungan terminal Cepu telah menjadi komitmen bersama untuk memerangi barang terlarang tersebut.
“Utamanya menyangkut pelayanan. Kita tidak ingin pengguna jasa Terminal Cepu terkena dampak dari penyalahgunaan narkoba oleh awak angkutan,” tuturnya.
Pihaknya berharap, kedepan ada tes narkoba yang tidak terprogram atau terjadwal oleh pihak-pihak terkait.
“Jadi secara mendadak dan langsung melakukan tes urine, tidak usah melalui jadwal. Itu yang lebih mengena dan tepat sasaran,” ucapnya.
Kapolres Blora, AKBP Dwi Indra Maulana, menuturkan, bahwa tugas memberantas peredaran dan penggunaan narkoba tidak hanya tugas Satuan Narkoba saja. Melainkan semua satuan harus terlibat. Karena narkoba adalah musuh yang sangat membahayakan.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blora agar segera menginformasikan kepada kami, apabila mengetahui di lingkungannya ada peredaran maupun pemakaian narkoba jenis apa pun,” tandasnya.(Ams)