Makan Bakso Sambil Baca Buku dan Berinternetan

SuaraBanyuurip.com

Menikmati makanan di sebuah warung sambil baca buku, belum banyak dijumpai. Namun di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pengunjung warung bisa membaca buku sambil menikmati makanan.

Sekilas, warung makan milik Sutoyib di Dusun Templokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, terlihat dari luar seperti warung pada umumnya. Selain menjual bakso, warung yang berada di ring 1 Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, itu juga menyuguhkan menu lainnya seperti  mie ayam dan gorengan (makanan ringan), juga beragam minuman.

Namun pemandangan berbeda langsung terlihat ketika masuk ke dalam warung sederhana tersebut. Ada tumpukan buku di meja kecil usang di sudut ruangan yang tak luas. Buku-buku itu tak tertata cukup rapi.   

“Ini sengaja kita suguhkan untuk bacaan para pembeli di sini,” kata Sutoyib sambil melayani pembeli kepada suarabanyuurip.com dua hari lalu.

“Jadi sambil menunggu pesanan dan menikmati makanan mereka bisa sambil baca-baca,” lanjut dia.

Meski tak sebanyak buku-buku di perpustakaan, namun koleksi buku di warung milik warga RT.36, RW.08 Dusun Templokorejo itu beragam. Mulai buku tentang pendidikan, agama, budaya, pertanian, perkebunan, dan sejumlah novel.

Baca Juga :   Seberkas Harapan Petani Pinggiran

Selain menyuguhkan buku bacaan, warung makan yang diberi nama “Depot Bakso Pintar” ini juga dilengkapi wifi gratis.

Fasilitas berbeda yang disuguhkan Sutoyib ini menjadikan warungnya tak sepi dari pembeli. Terutama pada saat usai jam sekolah banyak anak-anak sekolah yang datang ke warungnya untuk memesan bakso, mie ayam, maupun sekedar minuman.  

Tujuan utama para pelajar itu adalah ingin mencari refrensi dari buku bacaan maupun berselancar di internet untuk mengerjakan tugas sekolah

“Lagi ngerjakan tugas sekolah. Kebetulan lagi butuh refrensi buku bacaan dan internet,” kata Rita, pelajar SMP Negeri 2 Ngasem asal Desa Gayam.

Namun, bagi pelajar yang menggunakan internet di Depot Bakso Pintar ini mendapat pengawasan ketat agar fasilitas yang disediakan tidak disalah gunakan.

“Saya dibantu teman untuk mengawasi anak-anak. Karena fasilitas yang saya sediakan ini untuk dipakai belajar, dan kami siap berbagai yang kami bisa,” sambung Sutoyib kembali.

Sutoyib mengungkapkan, selain pelajar, banyak ibu-ibu rumah tangga yang aktif datang ke warungnya untuk membaca buku bacaan.

Baca Juga :   Revitalisasi Pasar Gayam Geliatkan Ekonomi Pedagang Blok Cepu

 “Kami harapkan keberadaan warung ini bukan hanya sebagai tempat cari makan, tapi juga tempat menambah wawasan,” ujar Sutoyib.

Keberadaan Depot Bakso Pintar ini mengundang perhatian operator migas Blok Cepu, ExonMobil Cepu Ltd (EMCL). Pada Senin, 11 April 2016 kemarin, perwakilan EMCL datang ke Depot Bakso Pintar untuk memberikan bantuan buku agar dapat dapat menambah wawasan pengunjung maupun masyarakat sekitar.  

“Saya berterima kasih pada EMCL, dengan bantuan ini menambah koleksi buku bacaan di warung ini,”  ucap Sutoyib.

Ia berharap kedepan memiliki ruangan khusus sebagai tempat membaca layaknya perpustakaan agar pengunjung bisa lebih nyaman membaca.

“Impian saya nanti ada rak untuk menaruh buku-buku ini agar tersusun rapi sehingga pengunjung mudah mencari bahan bacaan sesuai kebutuhan mereka,” harap Sutoyib.(win)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *