SuaraBanyuurip.com – Totok Martini
Lamongan – Area jalan di sepanjang pipa Petro di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjadi tempat favorit para pelajar membolos sekolah. Mereka nongkrong di warung kopi, dan merokok bahkan melakukan balapan motor liar di kawasan tersebut.
Warga sekitar dan pengguna jalan di wilayah itu menganggap, banyaknya pelajar tingkat SMA dan sederajat, berkeliaran di lokasi yang berbatasan dengan Pasar Agrobis itu sudah lazim. Setiap hari antara pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB, Â mereka bergerombol di sana.
Mereka menjadi pelanggan tetap warung kopi yang berderet di sana. Sambil merokok dan minum kopi, para anak muda berseragam sekolah tersebut juga kebut-kebutan, dan diantaranya melakukan balap motr liar.
“Sudah biasa Pak, saya cangkruk (nongkrong) disini bersama teman-teman,” ujar anak muda menggunakan atribut SMK NU 5 Babat yang enggan menyebutkan namanya, Kamis (14/4/2016).
Warga sekitar merasa gerah dengan maraknya pelajar bolos sekolah itu, tidak bisa berbuat banyak. “Tidak mempan dinasehati, setiap hari tetap berkeliaran di pipa air milik Petro (maksudnya Petro Kimia Gresik-Red),” ujar warga Plaosan, Sunarko.
Selama ini, menurutnya, tidak pernah ada operasi dari petugas Ketertiban dan Ketentraman Umum (Trantibum) Babat. Kesannya para pelajar tersebut dibiarkan tanpa ada penertiban.
Secara terpisah Kasi Trantibum Babat, Darmudji, ketika dihubungi SuaraBanyuurip.com mengaku, sudah beberapa kali mengoperasi wilayah tersebut.
“Sudah sering dilakukan Operasi Kasih Sayang, dalam waktu dekat akan kembali digelar operasi,” janjinya. (tok)