SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Anshor, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, periode 2011-2015, Syafiq Syauqi, dipercaya kembali untuk menahkodai GP Anshor periode 2016-2020. Gus Syafiq panggilan akrabnya terpilih secara aklamasi, tanpa ada perlawanan alias calon tunggal.
“Syafiq Syauqi kita tetapkan sebagai ketua kembali.,†kata Pimpinan sidang pleno pemilihan ketua Konfercab XVIII GP Anshor, Tuban, Khoirul Huda, ketika dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, melalui teleponnya, Minggu (17/4/2016).
Pertimbangannya sesuai ketentuan dan persyaratan, serta mengacu pada AD/ART organisasi. Gus Syafiq layak menahkodai Anshor kedua kali, sebab tidak ada calon lain yang diusung oleh Ranting maupun PAC lain.
“Terlebih semua persyaratan sebagai ketua telah dimiliknya,†imbuh Huda.
Dia menjelaskan, dari 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Tuban, serta lebih dari 300 Pimpinan Ranting (PR) ada 9 PAC yang mengusung Gus Syafiq. Sehingga terpilihnya Gus Syafiq di periode kedua ini, tidak terlepas dari harapan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) salah satu Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU).
Sementara, ketua PAC Kecamatan Plumpang, Saiful Aris, meminta ketua terpilih menindak tegas kader instan yang masuk dalam Pengurus Harian (PH). Sebab organisasi Anshormaupun NU fokus terhadap pengkaderan, bukan ladang mencari penghidupan.
“Jangan ada kader instan lagi,†pinta Saiful.
Permintaan lain adanya pemberdayaan perekonomian kader Anshor, baik secara kelembagaan maupun personal. Sehingga dalam mengawal dan melestarikan ajaran Ahlussunah Waljama’ah An Nahdliyah tidak setengah hati.
Terpisah, ketua terpilih GP Anshor periode 2016-2020, Syafiq Syauqi, meminta kader yang sudah matang ditingkat kecamatan segera hijrah ke tingkat kabupaten. Sehingga upaya membesarkan NU dan Anshor Tuban lebih mudah.
“Ketua PAC yang waktunya purna harus hijrah,†jelasnya.
Dijelaskan pula oleh salah satu putra dari almarhum KH Amanullah Abd.Rochim (Pengasuh Pon.Pes Bahrul Umum Tambakberas Jombang), siap mengawal pembangunan desa
“Hal tersebut dibuktikan adanya Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Desa (Kemendes), dan Forpimda Tuban,†pungkasnya. (Aim)