Selama Cadangan Ada, Produksi Banyuurip Bisa Ditingkatkan

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro –  Produksi puncak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang saat ini telah mencapai sebesar 165 ribu barel per hari (‎bph) diperkirakan masih bisa bertambah. Aritinya, selama cadanganya masih ada, produksi masih bisa ditingkatkan. 

Hal itu diungkapkan anggota Komisi VII DPR RI, SW Yudha dalam kunjungannya ke Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (16/4/2016) kemarin.

“Selama cadangannya masih ada, produksi bisa ditingkatkan,” kata anggota DPR RI yang membidangi energi, lingkungan, dan riset ini.

Menurutnya, cadangan yang tersimpan di Lapangan Banyuurip, dirasa masih besar. Hanya, bagaimana teknisnya dia belum bisa menjelaskan. Dia menilai, capaian produksi puncak di Lapangan Banyuurip sudah mampu memberi kontribusi kepada negara sebagaimana yang diharapkan.

“Dari jumlah lifting yang telah ditetapkan sebesar 830 ribu sudah termasuk dari Banyuurip,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, puncak produksi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu sempat diskenariokan mampu menembus hingga 205 ribu bph. Namun, skenario tersebut berubah karena kontrak Early Production Facility atau Gas Oil Separation Plan (EPF/GOSP) telah habis dan saat ini sedang dalam proses pembongkaran.(Roz)

Baca Juga :   Pertamina EP Dituntut Pagari Lokasi Proyek

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *