SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Minimnya keahlian satuan keamanan Jawa Timur (Jatim) terhadap kode batang Pertamina, membuat Polda Jatim bersinergi bersama PT Pertamina MOR V menggelar seminar di Surabaya, Senin 18 April 2016.
Dengan agenda membahas tentang Undang-Undang (UU) Migas, dan dasar penindakan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), dan Liquid Petroleum Gas (LPG) di wilayah setempat.
“Kita akan terus belajar soal perkembangan UU Migas,†kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Suharta, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi setelah mengikuti seminar tersebut, Rabu (20/4/2016).
Penyebabnya catatan dari Polda Jatim sejak tahun 2015 sampai bulan Maret 2016, ada 155 perkara penyaluran BBM dan LPG yang ditangani oleh satuan keamanan Jatim. Semua kasus diselesaikan dengan cara penindakan maupun penegakan hukum.
Ketika ditanya soal berapa jumlah perkara BBM maupun LPG yang sudah ditangai Polres Tuban. Pihaknya belum dapat menjelaskan detail karena belum mengecek data terbaru.
“Belum merinci data pastinya,†imbuh Suharta.
Dalam seminar tersebut dijelaskan jenis penyaluran BBM dan LPG. Tercatat ada dua skala Industri dan rumahan. Rincian tersebut harus dipahami oleh setiap petugas yang beroperasi di lapangan. Apakah BBM tersebut milik Pertamina atau milik pihak lain.
“Selain itu harus membedakan kode batangnya,†tambahnya.
Dia menjelaskan, setiap operasi tentang pendistribusian BBM ataupun LPG, petugas menggunakan acuan kelengkapan surat dari distributor. Ketika surat tidak lengkap, jelas akan ditindak tegas.
“Sebab aset Negara harus dilindungi,†jelasnya.
Sementara, General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region ( MOR) V Jawa Timur, Ageng Giriyono, mengatakan, pertemuan bersama anggota Polda Jatim dalam rangka mengenalkan produk baru. Mana produk asli milik PT Pertamina, atau milik pihak lain.
“Harapan Pertamina terbentuk sinergi bersama satuan keamanan Jatim,†sambungnya.
Diketahui, seminar singkat tersebut diikuti oleh seluruh Kasatreskrim, dan Subdit Polres dari 38 Kabupaten/kota di Jatim. (Aim)