SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
 Tuban – PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) UBJOM Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjelaskan uji coba mesin boiler unit II PLTU belum mencapai standar. Mesin tersebut ditargetkan menghasilkan listrik sebesar 350 Mega Watt (MW).
 “Uji coba mesin masih berlangsung sampai mencapai standarisasi,†kata Kepala Bagian K3, dan Humas Lingkungan PLTU, Warsidi, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Rabu (20/4/2016).
Sesuai hasil analisa tim PLTU, ambang batas mesin diangka 6 Megapscal (Mpa). Apabila sudah mencapai titik tersebut, uji coba bakal dihentikan secara otomatis sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat ring 1.
“Alhamdulillah hingga kini belum ada komplain dari warga,†imbuh Warsidi.
Tercatat, target awal uji coba mesin Boiler unit II hanya 10 hari, tetapi apabila dalam jangka waktu tersebut belum berhasil uji coba bakal dilanjutkan. Penyebabnya, apabila mesin II belum beroperasi jelas target produksi listrik tidak teracapai.
Diketahui, uji coba mesin Boiler atau mesin penghasil uap menjadi pengerak turbin untuk memutar generator PLTU. Apabila mesin tersebut berhasil diproyeksikan mencukupi listrik melingkupi wilayah Jawa dan Bali.
Soal dampak kebisingan mesin, pihaknya telah menerjunkan tim monitoring dan evaluasi (Monev) dari perusahaan. Tim tersebut bertugas mengukur kebisingan di lima desa ring 1, meliputi, Desa Wadung, Kaliuntu, Rawasan, Mentoso, dan Desa Beji, Kecamatan Jenu.
Sementara, Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Desa Rawasan, Kecamatan Jenu, Tuban, Imron, hingga kini pihaknya belum terganggu adanya uji coba mesin ini.
“Belum ada dampak serius soal kebisingan suara,†singkatnya. (Aim)