Sanca Kembang Gegerkan Warga Bhektiharjo

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Ular sanca kembang dengan panjang 3 meter sempat menggegerkan warga Desa Bhektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebab, warga menduga hilangnya hewan ternak beberapa hari terkahir ini, ada kaitanya dengan ular tersebut.

“Kami menduga ular ini memakan ayam milik warga sekitar,” kata Joko Isnadi, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di lokasi penangkapan ular di Desa Bhektiharjo, Jumat (22/4/2016).

Penangkapan ular tersebut berawal saat Joko, mencari rumput untuk pakan kambing di sekitar pemukiman warga. Secara tidak sengaja menemukan hewan melata ini, sehingga langsung memanggil warga lainnya yang tidak jauh dari lokasi.

“Awalnya kami ragu menangkapnya karena ular masih gesit,” imbuh Joko.

Tetapi lama kelamaan setelah disergap, dan beberapa kali melilit ular tersebut lemas. Sehingga tidak sulit menangkap hewan yang diduga predator hewan ternak warga.

Setelah ditangkap ular sepanjang 3 meter tersebut, memiliki diameter 10 centimeter dengan bobot 10 Kilogram (Kg). Sedangkan warna kulitnya hampir seluruhnya bercorak bunga atau kembang.

Baca Juga :   TPPI Dukung Socorejo jadi Desa Wisata Bahari

Sebelumnya, warga desa setempat mengaku sering kehilangan ternak. Dugaan sementara hilangnya ternak sejenis unggas karena menjadi santapan hewan melata. Terlebih, di desa itu sudah beberapa kali warga menemukan ular dengan ukuran yang terbilang besar.

“Penangkapan ular besar di Desa Bektiharjo bukan kali pertama terjadi,” sambung warga lainnya, Untung.

Meskipun berbahaya warga tidak ingin membunuh hewan melata ini, sebab ekosistem ular sangat penting dalam siklus mata rantai kehidupan.

“Ular Sanca Kembang akan kami serahkan ke pecinta binatang,” ungkapnya.

Beberapa warga sempat berpikir, akan melepaskan kembali ular pemangsa ini ke hutan. Lantaran khawatir ular tersebut kembali, akhirnya diserahkan ke pecinta binatang tedekat. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *