Seribu IGRA Gelar Senam Kartini

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Sebanyak seribu guru Radhatul Athfal (RA) yang tergabung dalam Ikatan Guru Radhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, serentak menggelar senam Kartini di Alun-Alun setempat. Pengehelatan acara tersebut untuk memperingati Hari Kartini tanggal 21 April, dan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2016.

Ketua IGRA Tuban, Nur Aini, ketika dikonfirmasi di Alun-Alun Tuban mengatakan, senam masal perdana di Alun-Alun tersebut, melibatkan 201 lembaga RA dari 17 kecamatan se-Kabupaten Tuban.

“Sedangkan tiga kecamatan lainnya masih bergabung dengan IGRA kecamatan lain,” kata Nur Aini, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (30/4/2016). 

Dari 17 kelompok IGRA yang berpartisipasi diantaranya, Kecamatan Tuban, Merakurak, Singgahan, Bangilan, Senori, Bangilan, Rengel, Widang, Palang, Jenu, Grabagan, Soko, dan Kecamatan Plumpang.

“Tujuannya meningkatkan mutu pendidikan daerah, baik kualitas maupun kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM),” imbuh perempuan berpenampilan menarik tersebut.

Momen perdana tersebut langsung mendapat signal positif dari Kementerian Agama (Kemenag) Tuban. Kasubag Tata Usaha (TU) Kemenag Tuban, Badrus Sholeh, mengapresiasi iktikad positif dari IGRA Tuban. Sebab, kegiatan semacam ini mampu meningkatkan sinergi bersama dalam meningkatkan pendidikan RA, madrasah, ataupun bidang keagamaan lainnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Minat Baca, Layanan Perpustakaan Keliling Sapa Anak-anak Gamongan

“Apabila setiap tahun diagendakan rutin, kami optimis IGRA bakal berkembang,” sambung Badrus.

Meskipun dalam praktiknya masih banyak keterbatasan Sarana Prasarana (Sarpras), namun IGRA pasti berkembang. Apapun kegiatan positif IGRA kedepannya bakal didukung sepenuhnya oleh Kemenag.

Sementara, Bupati Tuban, Fathul Huda, menegaskan seluruh pendidik RA Tuban  harus mampu meningkatkan kesabarannya dalam membimbing generasi masa depan Tuban.

“Salah satunya bersikap bijak menghadapi soal apapun,” jelas pria yang terpilih kembali menjadi Bupati periode kedua dalam Pemilukada serentak tahun 2015 lalu.

Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban berjanji, bakal mendukung kegiatan yang dicanangkan IGRA. Sebab, pembenahan pemdidikan daerah harus dimulai dari hal yang mendasar.

“Minimal ajaran dari RA Kartini harus ditranformasikan,” tandasnya.

Dia menjelaskan, soal emansipasi RA Kartini jauh sebelumnya telah diproklamirkan Rosulullah Muhammad SAW, ketika menjalankan haji Wada’ atau haji terakhir beliau. Ketika itu Muhammad menjunjung tinggi kesetaraan potensi antara perempuan dan laki-laki. 

Tercatat, sebelum senam masal Kartini dimulai, dua kelompok IGRA asal kecamatan Soko dan Plumpang menampilkan tarian ekspresi, masing-masing tari Rebana, dan tarian Rhama Shinta. (Aim)

Baca Juga :   KKN Tematik Unigoro Perkuat UMKM Melalui Pendampingan Marketing Digital

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *