Masyarakat Diminta Tak Gunakan Solar Olahan

SuaraBanyuurip.comAli Imron 

Tuban – Kepolisian Resort (Polres) Tuban, Jawa Timur, meminta seluruh masyarakat khususnya sopir truk untuk tidak membeli solar olahan yang berjejer di sepanjang Jalan Pantura Kecamatan Tambakboyo-Bancar, Tuban. Penyebabnya, pembakaran yang dihasilkan Solar olahan tersebut tidak sempurna, dan berakibat merusak mesin.

“Solar tersebut sangat berbahaya bagi mesin kendaraan,” kata Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan, Kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi di Mapolres Tuban, Minggu (1/5/2016).

Meskipun harganya lebih murah dari harga Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rp 5.150 per liter, namun masyarakat harus berpikir jangka panjang dalam menggunakannya.

“Rata-rata kendaraan sering mogok apabila sering menggunakan solar tersebut,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Solar Pertamina atau disebut light oil, merupakan hasil destilasi setelah Premium dan minyak tanah yang terbakar sepontan pada 350 derajat Celcius. Sehingga memiliki spesifikasi daya pelumas pada mesin, kekentalannya memadai, dan sedikit kandungan Sulfur.

“Sedangkan Solar olahan belum memiliki persyaratan tersebut,” tambahnya.

Sesuai data kepolisian, praktik pengolahan minyak mentah menjadi Solar sudah berlangsung lama. Informasi dari lapangan, tersangka menerima minyak mentah setengah jadi dari penadah/pengepul minyak di lokasi. Kemudian baru diolah menjadi Solar dengan kadar RON rendah.

Baca Juga :   PEPC Bekali Warga Sekitar Lapangan Gas JTB Penanganan Kegawatdaruratan

“Sudah lama perkiraan sejak tahun 1990 sudah ada Solar olahan,” jelasnya.

Di era 90-an sampai era 2000, banyak praktik pengolahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar. Biasanya Solar dicampur dengan Minyak Tanah atau disebut Irek. Hasil pengolahannya kerap merusak beberapa bagian mesin, meliputi, bosh-pom, injektor, piston, maupun ring piston.

Hingga saat ini, di Kabupaten Tuban banyak dijumpai praktik penambang Sumur Tua. Diantaranya, di Kecamatan Singgahan, Bangilan, dan Senori, Tuban. Sesuai hasil operasi Polres bersama Pertamina EP Asset 4 Field Cepu kemarin, berhasil mengamankan 3,5 ton Solar olahan tradisional. Solar tersebut biasanya disediakan bagi pengendara truk yang beroperasi di wilayah Pantura Tuban. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *