GTS Surati Menejemen Persatu

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – PT Gelora Tri Semesta (PT GTS) selaku penyelenggara kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B, tanggal 2 Mei 2016 kemarin menyurati manejemen klub Persatu, Tuban, Jawa Timur. Surat resmi tersebut perihal status homebase Laga FC beserta perubahan jadwal pertandingan bersama Persatu.

“Surat ini kami berikan kepada menejemen klub Laga FC, Surabaya, dan Persatu Tuban,” kata Direktur Utama (Dirut) PT GTS, Joko Driyono, melalui rilis yang dikirmkan kepada suarabanyuurip.com, Selasa (3/5/2016).

Sesuai planing awal, klub Laskar Ronggolawe dijadwalkan menjalani laga Away di Stadion Merdeka Jombang, melawan Laga FC. Tetapi laga tersebut dibatalkan dan dipindah di Stadion Brantas, Kota Batu tetapi juga batal.

Kemudian kedua klub harus menyesuaikan jadwal baru yakni, laga kandang Persatu lawan Laga FC pada tanggal 8 mei 2016 besok, di Stadion Lokajaya, kemudian Laga FC melawan persatu pada tanggal 24 Juli 2016 mendatang.

Sementara, Manajer Persatu Tuban, Fahmi Fikroni, membenarkan laga away ke Jombang maupun Batu gagal. Laga kedua dalam ISC B Persatu ini bakal berlangsung di Tuban.

Baca Juga :   Sidoarjo Diprediksi Kuasai Bulutangkis

“Kami sudah terima suratnya dan kami menerima keputusan PT GTS,” sambung pria yang kerap memakai jas saat mendampingi anak asuhnya tanding.

Dia menjelaskan, alasan laga away di Jombang batal lantaran tidak mendapatkan izin dari bupati maupun pihak kepolisian. Sedangkan kegagalan kompetisi di Batu karena kondisi Stadion Brantas belum siap kedatangan Persatu.

“Itu alasannya setelah berkoordinasi dengan menejemen Laga FC,” jelasnya.

Dalam laga kedua ini, Persatu menargetkan menyapu bersih point pertandingan. Jangan sampai laga kandang hanya meraih poin seri serupa pertandingan melawan Persepam Pamekasan pada akhir pekan lalu.

“Laga perdana kemarin skornya 2:2,” bebernya.

Pihaknya juga memastikan pemain di setiap lini meningkatkan komunikasinya. Mengingat laga perdana melawan Persepam, ada keslaahan komunikasi kiper dengan pemain belakang akhirnya gol bunuh diri.

“Kita pastikan kesalahan serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *