Anggap Sektor Migas Masih Prospektif di Blora

SuaraBanyuurip.comAhmad sampurno

Blora – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Jawa Tengah, menganggap bahwa sektor pertambangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) masih prospektif di wilayah Blora. Itu terbukti dari jumlah investasi yang mencapai triliunan rupiah untuk mengeksploitasi perut bumi wilayah Kabupaten Blora.

Menurut Setyo Edy, Kepala Dinas (ESDM) Blora, sektor pertambangan migas tidak bisa disamakan dengan sektor lain yang tidak butuh lama untuk bisa menikmati hasilnya. Pasalnya, investasi di bidang pertambangan Migas tidak bisa dirasakan manfaatnya tahun itu juga, butuh waktu beberapa tahun untuk bisa menikmati hasilnya.

“Di mana-mana seperti itu, bukan hanya di Blora saja,” ujarnya, kepada Suarabanyuurip.com. 

Dia mengungkapkan masih prospektifnya sektor migas di Blora, untuk menyikapi penilaian yang beredar menyatakan bahwa sektor migas bukanlah primadona bagi Blora. Dia mengakui,sektor Migas sudah sejak lama di eksploitasi sejumlah perusahaan di Blora, namun secara khusus pembentukan Dinas ESDM baru dilakukan di tahun 2010. 

Meski begitu, dalam waktu enam tahun berjalan, sektor Migas diklaim telah menunjukan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan daerah.

Baca Juga :   PEPC Ingkar Janji

‘’Dana bagi hasil (DBH) migas yang diterima Blora tahun ini diperkirakan bisa mencapai Rp 26 miliar. Padahal di tahun-tahun sebelumnya tidak lebih dari Rp 2,5 miliar,’’ ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Blora, Samgautama Karnajaya, mengungkapkan, bahwa sudah saatnya Blora mandiri dan bangkit dari sektor selain Migas. Yakni dengan mengembangkan potensi lokal. Mulai dari pertanian, perdagangan sampai sektor jasa.

“Ini yang menjadi fokus kita selama lima tahun kedepan,” jelasnya.

Dalam hal ini, pihaknya akan merubah mindset, bahwa pembangunan tidak melulu  hanya mengandalkan Migas sebagai primadona. 

Dia menjelaskan, pertanian menjadi fokus, dalam lima tahun kedepan pertanian akan digenjot semaksimal mungkin. Selain itu perdagangan, dengan cara mengembangkan perdagangan di kalangan masyarakat kecil. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *