33 CJH Gagal Berangkat ke Tanah Suci

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memastikan tahun ini ada 33 Calon Jamaah Haji (CJH) gagal berangkat menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci. Penyebab penundaan tersebut lantaran berbagai faktor, salah satunya faktor kesehatan jamaah.

“Ada juga CJH yang meninggal dunia,” kata Kasi Pemberangkatan Haji dan Umroh, Kemenag Tuban,  Abdul Gofar, kepada Suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Sabtu (7/5/2016).

Data yang dihimpun dari Kemenag Tuban, tercatat jumlah CJH yang meninggal dunia ada 10 orang. Sedangkan 23 jamaah sisanya berusia senja, dan beberapa memilih berangkat bersama keluarganya. Sehingga Kemenag kembalikan keputusan keberangkatan sesuai aturan.

“Apabila ingin berangkat bersama keluarganya jelas harus ditunda tahun berikutnya,” imbuh Gofar.

Dari kekosongan tersebut, Kemenag tidak resah mencarikan pengganti jamaah. Sebab, sampai tahun ini daftar tunggu haji di Tuban sudah mencapai tahun 2024. Otomatis kuota yang kosong langsung diisi jamaah yang berada dalam daftar tunggu.

Sesuai kebijakan pusat kouta haji Tuban tahun 2016 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, CJH yang berangkat haji tahun 2015 berjumlah 633 jamaah, melalui kelompok terbang 35 dan 36.

Baca Juga :   Seleksi PPK Masuk Tahap Wawancara

Sedangkan tahun 2016 ini berjumlah 770 kuota, dan 670 jamaah lainnya masih mengurus paspor dan cek kesehatan.

“Dari kouta yang terdaftar ada 67 jamaah yang sudah memiliki paspor,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *