SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Warung kopi milik Triwardoni di Lingkungan Balun Kandangdoro, Kalurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dibobol maling, Selasa (10/05/2016).
Kejadian itu terjadi saat ditinggal pulang oleh Triwardoni. Sehingga mengakibatkan kerugian mencapai Rp 8 juta, dan saat ini dalam penyelidikan oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu, Blora.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Cepu, Ipda Wismo, korban yang juga pemilik warung bernama, Triwardoni, yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian.
Dia menjelaskan, sekitar pukul 03.00 WIB Triwardoni baru menutup warung kemudian ditinggal pulang dalam keadaan tidak ada penunggu dan terkunci rapat.
Namun, pada pukul 06.30 WIB kembali ke warung korban kaget melihat pintu warung dalam keadaan terbuka. Mengetahui hal itu, korban langsung melaporkan kepada pihak kepolisian.
Diketahui, maling membobol warungnya dengan cara mencongkel. Barang-barang berharga milik korban raib digondol maling. Berupa Mesin pompa air, jam tangan, gelang perak, dan satu buah cincin perak hilang.
“Yang paling mahal yaitu jam tangan,” katanya, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (10/5/2016).
Wismo mengaku, setelah mendapatkan laporan korban, langsung melakukan penyelidikan berkaitan dugaan kasus pencurian tersebut.
Pihaknya menghimbau, warga untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap segala bentuk kejahatan, termasuk pencurian.
“Selalu berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Warga juga perlu meningkatkan keamanan lingkungan, selain polisi melakukan patroli. Karena keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi saja,” terangnya. (Ams)