Terima Kompensasi Portal Parkiran Dibuka

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Setelah bersitegang cukup lama antara petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, bersama Polres Tuban, panitia rombongan santri Ponpes Al Hikmah Suarabaya, Jawa Timur akhirnya diperoleh satu kesepakatan bersama.

Pihak panitia rombongan dengan ikhlas memberikan kompensasi senilai Rp 5 juta. Sebagai ganti rugi atas kekecewaaan ratusan anggota paguyuban becak, dan Pedagang Kaki Lima (PKL) parkiran Kebonsari, Tuban.

“Alhamdulillah sudah ada titik temu atas kesalahpahaman ini,” kata Wakil Ketua Paguyuban PKL Tuban, Tono, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui usai hearing bersama Dishub Tuban, Kamis (12/5/2016).

Sebenarnya pimpinan paguyuban tidak ingin peristiwa, pemblokiran portal pintu masuk parkiran terjadi lagi. Tetapi tidak ada yang dapat diperbuat, ketika anggota paguyuban bersatu dan ngamuk bareng sulit dihentikan. Sebab jumlah anggota paguyuban becak kurang lebih 350 orang, sedangkan paguyuban PKL memiliki 350 anggota.

Soal kompensasi sebesar Rp 5 juta tersebut, sudah menjadi kesepakatan bersama dalam hearing. Pihak panitia juga meminta maaf atas kesalahpahamannya, sekaligus tidak mengetahui kalau ada dua kubu parkiran saling berseteru.

Baca Juga :   Biru Langit JTB Sukses Antarkan Koperasi Ngasem RAT Perdana Berpadu Aksi Jogo Wono

“Tadi saya dipesan uang kompensasi langsung dibagi dua besarnya sama,” imbuh Tono.

Sehingga setiap peguyuban memperoleh dana Rp 2,5 juta, dana tersebut harus dibagi merata kepada seluruh anggotanya. Sehingga tidak ada rasa curiga, dan kesal terhadap kesalahpahaman ini.

Sementara, Kasat Sabhara Polres Tuban, AKP Eko Adi Wibowo, meminta seluruh anggota paguyuban memahami kesalahpahaman tersebut. Selain itu, memastikan insiden parkir bus tidak terulang kembali.

“Saya menjamin tidak ada kesalahpahaman kembali soal parkir bus,” tegasnya.

Usai seluruh anggota paguyuban mendengarkan hasil hearing. Portal pintu masuk parkiran Kebonsari yang ditutup sejak pukul 12:00 WIB hingga 14:00 WIB dibuka kembali. Beberapa bus pariwisata langsung diizinkan masuk, tanpa mendapat halangan suatu apapun.

Diketahui, penyebab pemblokiran portal pintu masuk parkiran Kebonsari, berawal dari 48 bus rombongan Ponpes Al Hikmah Surabaya yang tidak parkir di Kebonsari. Panitia malah langsung mengarahkan seluruh armada bus parkir di Boom sebelah utaranya Alun-Alun Tuban.

Tercatat, selama tahun 2016 aksi pemblokiran portal sudah terjadi kali kedua ini. Aksi pertama terjadi sekira tanggal 2 Mei 2016 lalu. Tuntutannya sama soal ketegasan aturan parkir bus dari Dishub Tuban. (Aim)

Baca Juga :   Harga Beras di Bojonegoro Naik, Bulog Gelontorkan Ratusan Ton Beras SPHP

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *