SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Penyelenggara kompetisi Indonesia Soccer Camphionsip (ISC) B PT Gelora Tri Semesta (GTS) memberikan teguran keras kepada menejeman klub Persatu Tuban, Jawa Timur, soal penyalaan flare dalam pertandingan Persatu melawan Persepam Madura di Stadion Lokajaya Tuban pada tanggal 1 Mei 2016 lalu.
“Kami temukan terjadinya indikasi dan fakta pelanggaran kode disiplin ISC,†kata Direktur PT GTS, Joko Driyono, kepada Suarabanyuurip.com, melalui pesan elektroniknya, Kamis (12/5/2016).
Dalam pertandingan grup 6 antara klub Persatu melawan Persepam, terpantau ada suporter Persatu menyalakan flare saat laskar Ranggalawe unggul skornya. Sesuai regulasi yang ada operator ISC memberikan waktu kepada Persatu, mengklarifikasi melalui email GTS selambat-lambatnya tanggal 12 Mei 2016, pukul 11:00 WIB.
Sementara, Manajer Klub Persatu Tuban, Fahmi Fikroni, membenarkan kalau Persatu memperoleh teguran keras dari PT GTS soal penyalaan flare di Stadion Lokajaya Tuban.Â
Meskipun demikian, pihaknya percaya bahwasanya yang menyalakan flare bukan suporter Persatu Murni alias Ronggomania. Ada oknum supporter lain yang mendukung Persatu, sehingga menejemen yang harus menanggung akibatnya.
“Kalau masih ingin melihat Persatu main di Stadion Lokajaya, jangan sampai terulang kembali nyala flare tersebut,†sambung Roni.
Soal kemajuan klub, tidak hanya dari menejemen tetapi posisi supporter sangat penting, dalam memacu mental pemain. Selain itu, senantiasa menjaga diri dari aksi kebrutalan serta larangan dari operator.
“Laranganya tidak boleh ada flare di lapangan, dan berkata rasis,†pungkasnya.
Diketahui, laga perdana ISC B antara Persatu dengan Persepam berkahir skor 2:2. Gol pertama pemain Persepam dicetak oleh Faris pada menit ke-13, menit ke-29 pemain Persatu, Mari Siswanto melakukan gol bunuh diri.
Satu menit kemudian, pemain Persatu, Sugianto berhasil menjebol gawang Persepam, sehingga skor akhir babak pertama 2:1. Memasuki babak kedua serangan datang silih berganti, sampai di penghujung babak kedua tak ada satu golpun melesat ke gawang kedua tim.
Gol penutup dari pemain Persatu, Thaufan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2 : 2 pada menit ke-92. (Aim)