Hari Perdana Ujian Tanpa Gangguan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Hari perdana pelaksanaan Ujian Sekolah (US) di SDN Rahayu, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berjalan tanpa adanya gangguan. Berbagai fasilitas ujian mulai jumlah soal, pembagian ruang, maupun tenaga pengawas semuanya tertata apik.

“Alhamdulillah hari pertama pelaksanaan ujian aman dan lancar,” kata Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Rahayu, Sri Rahayu, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/5/2016).

Dia menejelaskan, untuk US berjalan selama tiga hari mulai tanggal 16 sampai 18 Mei 2016. Sedangkan untuk mata pelajaran yang diujikan hari pertama Bahasa Indonesia, kemudian hari Selasa pelajaran Matematika, dan terakhir mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

“Semua siswa sudah kita persiapkan mulai penambahan jam belajar, maupun mental,” imbuh Sri.

Tercatat, jumlah siswa SDN Rahayu yang mengikuti US ada 69 siswa. Semuanya dibagi dalam 4 ruang, dan masing-masing ruang diisi 20 peserta ujian. Selain itu, selama tiga hari berlangsunya US rencananya akan diawasi oleh petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban.

Baca Juga :   Cerita Tim IT Unigoro Ciptakan Aplikasi Jonegoro Mobile hingga Raih Juara III BIA 2025

“Hari ini jadwalnya ada pengawas, tetapi baru ada informasi masuk diundur besok hari Selasa,” tambah perempuan yang sudah mendajabat Kepsek SDN Rahayu selama 5 tahun ini.

Sementara, Kasi Kurikulum TK dan SD Disdikpora Tuban, Sumarno, menjelaskan, tahun ini ada 17.101 siswa SD, dan 4.231 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang mengikuti US. Sebanyak 858 naskah sampul besar berisi sepuluh soal, dan 362 naskah soal sampul kecil berisi dua puluh soal berhasil didistribusikan.

Sebelum pelaksanaan ujian berlansgung, sempat ada kekurangan jumlah naskah soal IPA sampul kecil sebanyak delapan buah. Tetapi hal tersebut segera teratasi, sebab petugas Disdikpora langsung berangkat ke Surabaya untuk melengkapi kekurangan tersebut. 

“Saat itu juga petugas Disdikpora langsung ke Surabaya untuk mengambil kekurangan soal,” jelasnya.

Diketahui, SDN Rahayu merupakan bantuan dari opertaor Lapangan Mudi, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ). Bangunan beserta lahan SD senilai Rp 5 miliar rupiah tersebut, diresmikan tahun 2015 oleh BUpati Tuban Fathul Huda, dan saat ini sertifikat bangunan dipegang Disdikpora Tuban, dan sertifikat lahannya diserahkan Pemerintah Desa (Pemdes) Rahayu. (Aim)

Baca Juga :   Ribuan Siswa PAUD Meriahkan Hari Kartini

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *