SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Puluhan warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur melakukan pemblokiran jalan menuju lokasi proyek Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), tepatnya jalan yang saat ini dibangun cor masuk di Dusun Geledekan desa setempat, Sabtu (21/5/2016).
Pemblokiran dilakukan dengan memasang bongkahan batu pedel dan pagar kayu penutup arah jalan. Akibatnya, hingga saat ini arus lalu lintas macet karena puluhan dump truk pengangkut pedel yang akan dibawa ke lokasi J-TB berhenti mengular ditempat kejadian.
Informasi yang diperoleh mennyebut, pemblokiran dilakukan lantaran separo jalan yang di uruk dengan pedel telah menutupi saluran air pertanian sekitar jalan yang dibangun tersebut.
“Yang blokir para petani karena saluran air teruruk pedel. Informasinya yang nguruk perusahaan yang mengerjakan proyek di J-TB. Tapi benar dan tidaknya saya kurang faham, Pak,” kata Sumadi warga setempat kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui dilokasi pemblokiran.
“Kalau jumlah petaninya kurang lebih 20 petani. Mereka hanya menuntut agar saluran air dikembalikan lagi seperti semula, agar tidak macet disaat turun hujan,” tandasnya.
Kapolsek Gayam, Kompol Sudirman, membenarkan adanya pemblokiran jalan, dan masih dalam proses penyelesaian.
“Masih dalam proses mencari solusinya dengan pihak Pemdes,” katanya.
Saat ini dikabarkan dari pihak PT Pembangunan Perumahan (PP) kontraktor Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) sedang melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Mojodelik.(sam)