Pertamina EP Diminta Tegur Sopir Ugal

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Puluhan warga Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meminta Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) segera menegur kendaraan truk yang lalu lalang di desa setempat menuju Sumur Tapen, Desa Sidoharjo. Sebab, aksi ugal-ugalan sopir kendaraan proyek pada hari Senin (23/5) malam kemarin, beberapa infrastruktur publik dan rumah warga rusak.

“Kendaraan proyek Pertamina yang lewat ugal-ugalan,” kata warga Jatisari, Muhammad Ikhtiar, kepada Suarabanyuurip.com, melalui teleponnya, Selasa (24/5/2016).

Dia menjelaskan, aksi ugal-ugalan kendaraan saat moving membahayakan masyarakat setempat. Perihal aksi dilakukan biasanya sekitar pukul 02:00 WIB sampai matahari terbit.

Dampak terparah akibat aksi moving dua hari terakhir meliputi, putusnya kabel tegangan tinggi di wilayah setempat. Beberapa pohon tumbang, robohnya tiang telepon, robohnya tiang papan rekalme, dan dua rumah warga rusak ringan.

“Kami minta tanggungjawab dari Pertamina EP,” imbuh Ihktiar.

Tercatat, saluran kabel tersebut mengubungkan 30 Kepala Keluarga (KK) desa setempat. Sehingga sejak pukul 02:00 WIB sampai pukul 14:00 WIB hari Selasa (24/5) aktifitas warga tersendat.

Baca Juga :   Proyek Gas Flare Proses PJBG

“Hari Senin (23/5) kemarin sudah diperbaiki PLN, tetapi tadi malam kendaraan moving berulah lagi,” tambahnya.

Hingga saat ini dari pihak Pertamina EP, belum ada tindakan riil soal aksi moving tersebut. Puluhan warga masih sabar menunggu jawaban dari perusahaan yang mengelola sumur Tapen tersebut.

Diketahui, Desa Jatisari menjadi akses penghubung menuju Sumur Tapen, Desa Sidoharjo. Jaraknya kurang lebih 3 kilometer. Secara kultural masyarakat Jatisari tergolong religius. Sehingga lalu lalang kendaraan moving dengan kecepatan 30 Km/jam, sangat mengganggu jam istirahat masyarakat.

Sampai berita ini ditulis, Suarabanyuurip.com masih berusaha menghubungi Legal and Relations Staff  PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Aulia Arbiani. Pesan singkat yang dikirmkan sejak pukul 16: 14 WIB, belum dijawab. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *