Target 328 Desa Miliki BUMDes Meleset

SuaraBanyuurip.com Ali Imron

Tuban – Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, Jawa Timur, melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Keluarga Berencana (Bappemas Pemdes dan KB), terus menggalakkan sosialisasi terkait pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di setiap desa.

Tetapi hingga bulan Mei 2016, target dari 328 desa di wilayah setempat memiliki BUMDes meleset, karena hanya 18 desa yang memilikinya.

“Kami targetkan semua desa memiliki BUMDes,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Media (Humas Media) Pemda Tuban, Teguh Setyobudi, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Selasa (24/5/2016).

Perlu diketahui, keberadaan BUMDes dipandang mampu menjadi sarana penyerapan tenaga kerja di desa. Sekaligus meningkatkan kreatifitas masyarakat desa. Serta mampu membuka peluang produktifitas dan perekonomian masyarakat di desa.

“Termasuk keberagaman potensi desa harus digarap melalui BUMDes,” imbuh Teguh.

Dia mengakui, hingga kini pengelolaan seluruh potensi desa di wilayahnya belum optimal. Selain minimnya sumber daya manusia (SDM), faktor pendidikan juga ikut andil dalam menghambat pengelolaan potensi tersebut.

Baca Juga :   Serapan APBD Bojonegoro 2025 Baru 21,01 Persen

Padahal menindaklanjuti program Dana Desa (DD) dalam peraturan menteri bahwa salah satu perioritas pemanfaatan DD adalah pendirian dan pengembangan BUMDes. Realitanya masih banyak desa baru mempersiapkan pendirian BUMDes.

“Belum sampai ketahap lanjutan atau pendirian BUMDes,” tambahnya.

Ditanya soal manfaat, pihaknya menjelaskan diantaranya keberadaan BUMDes dapat dimanfaatkan oleh para pelaku ekonomi desa. Meningkatkan pendapatan desa, dan menjadi sarana pemasaran hasil produksi baik pertanian maupun Industri Kecil Menengah (IKM) lainya.

Tercatat, 18 desa yang memiliki BUMDes meliputi, Desa Ngadipuro, Desa Sumberjo, Desa Kujung, Kecamatan Widang. Desa Plandirejo, Desa Plumpang, Desa Cangkring, Desa Sumberagung Kecamatan Plumpang. Kemudian, Desa Leran Wetan Kecamatan Palang.

Desa Rengel, Kecamatan Rengel. Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak. Desa Wadung, Kecamatan Jenu. Desa Tenggerwetan, Kecamatan Kerek. Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan. Desa Jatisari dan Desa Sendang, Kecamatan Senori. Desa Bringin, Desa Montongsekar, Kecamatan Montong.

“Terakhir Desa Binangun, Kecamatan Singgahan,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *