Polsek Gayam Akan Bina Sekuriti Petronesia

SuaraBanyuurip.comD Suko Nugroho

Bojonegoro – Kepolisian Resort Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta pelaksana proyek Restorasi Gas Oil Separation Plan (GOSP) Banyuurip, Blok Cepu, PT Petronesia Benimel meningkatkan koordinasi dalam melakukan pekerjaannya untuk menghindari gejolak sosial.

“Jangan sampai kejadian Sarana Indo Persada di GOSP beberapa waktu lalu terulang lagi karena tidak adanya koordinasi dengan Muspika. Sekecil apapun informasi harus disampaikan agar Muspika bisa membantu,” pesan Kapolsek Gayam, Kompol Sudirman saat mengikuti sosialisasi di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Gayam, Rabu (25/5/2016).

PT SIP adalah kontraktor ExxonMobil Cepu limited (EMCL), yang menenangkan tender pembongkaran peralatan di GOSP beberapa waktu lalu. Saat pekerjaan berlangsung sempat di demo warga yang meminta pekerjaan.

Berdasarkan latar belakang itulah, Sudirman meminta kepada kontraktor pelaksana agar tenaga sekuriti yang sudah direkrut untuk pengamanan proyek Restorasi GOSP nanti dapat dibina oleh Polsek Gayam.

“Sifatnya hanya briefing agar mereka mengerti tugas dan kewajibannya. Karena mereka yang direkrut nanti sudah memiliki sertifikat,” tegasnya.

Baca Juga :   Peringatkan Truk Minyak TBR Berhenti Beroperasi

Sudirman juga mengingatkan agar tidak ada masyarakat maupun kontraktor lokal yang bersikap seperti preman yang bisa menganggu kelancaran proyek Restorasi GOSP.

“Kalau mereka tidak mau bekerja sesuai aturan ya jangan dikasih. Sekarang sudah tidak ada lagi zamannya premanisme,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dari 43 tenaga kerja yang dibutuhkan dalam proyek tersebut, 9 orang adalah tenaga sekuriti.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *