SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora– Pengguna jalan di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dan sekitarnya, dihimbau untuk berhati-hati dalam berkendara. Di wilayah ini terdapat sejumlah jalur tengkorak yang patut diwaspadai.
Kepala Unit Lalu-lintas Polsek Cepu, Ipda Les Pujianto, menjelaskan, beberapa titik rawan laka lantas di wilayah Cepu yang perlu diwaspadai adalah  di sepanjang jalan raya Wonorejo (Jl Blora) sampai dengan perempatan BNI 46, sepanjang jalan raya Tambakromo (Jl.Cepu Randublatung) tepatnya di depan Hotel Grand Mega.
Kemudian sepanjang jalan raya Desa Mulyorejo (Jl. Cepu – Randublatung) dari hotel Arra hingga tikungan Pasar Mulyorejo.  Sementara di wilayah hukum Polsek Kedungtuban tepatnya tikungan pasar Kedungtuban yang masih berada di Jalan Cepu-Randublatung.
“Sedangkan di wilayah hukum Polsek sambong yakni hot spot rawan laka di jalan raya Kali Modang dan perempatan desa Pojokwatu,” ujarnya.
Les Pujianto mengungkapkan, dari rentetan kecelakaan yang terjadi di wilayahnya lebih disebabkan kelalaian pengendara. “Terlebih Sumber Daya Manusianya,” kata dia.
Kelalaian tersebut, terbukti dari kejadian kecelakaan yang terjadi pada hari Selasa malam (24/5/2016) di Jalan Sorogo tepatnya di depan Pintu besar Pusdiklat Migas Cepu. Karena kelalaian dan ketidak hati-hatian seorang pengendara sepeda motor tabrakan dengan mobil.
Kejadian itu mengakibatkan korban pengendara sepeda motor mengalami patah tulang betis dan harus mendapat perawatan secara intensif.
Sedangkan pada pagi harinya, Rabu (25/5/2016), juga terjadi laka ringan antara sepeda motor melawan sepeda motor. Hal itu juga disebabkan para pengendara kurang berhati-hati dalam berlalu lintas. Sehingga salah satu korban harus dirujuk ke rumah sakit umum dan melakukan rawat jalan. (ams)