Sasmito Anggoro Terpilih Jadi Ketua PWI Bojonegoro

SuaraBanyuurip.com - D Suko Nugroho

Bojonegoro – Sasmito Anggoro terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro penuh masa bhakti 2016 – 2019. Wartawan media online, suarabojonegoro.com itu mendapatkan tiga suara dalam konferensi cabang (Konfercab) yang dipimpin Sekretaris PWI Jatim, Mahmud di Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kamis (26/5/2016).

Ada dua kandidat ketua yang ditetapkan sesuai PDRT PWI dalam konfercab ini. Yakni Slamet Agus Sudarmojo, Wartawan Kantor Berita Antara dan Sasmito Anggoro. Sementara jumlah hak suara lima orang.

Sedangkan anggota PWI Bojonegoro lainnya tidak ikut menggunakan hak suaranya karena kartu anggota mereka mati dan menyepakati pemilihan ketua diwakilkan lima orang tersebut.

Dalam pemilihan itu, Sasmito Anggoro mendapat tiga suara, dan Slamet Agus Sudarmojo memperoleh dua suara.

Sebelum pemilihan dilaksanakan, salah satu anggota PWI Bojonegoro yang memiliki hak suara, Tony Ade Irawan, menyampaikan jika lima orang anggota PWI Bojonegoro yang mengikuti konfercab ini telah sepakat menunjuk Slamet Aguk Sudarmojo sebagai ketua.

Baca Juga :   Kebakaran Sumur Minyak di Blora, Dinkes Siagakan Tenaga Medis 24 Jam

“Kami sudah sepakat menunjuk Mbah Aguk sebagai ketua. Kita juga sudah membuat surat pernyataan,” ujar Tony dalam forum.

Namun usulan tersebut ditolak pimpinan konfercab, Mahmud. Sekjen PWI Jatim itu tetap meminta dilakukan pemungutan suara sesuai PDRT. Usai pemungutan suara dibentuk tim formatur untuk membentuk kepungurusan.

Hasilnya, Sekretaris PWI Bojonegoro dijabat Andik Setyobudi, wartawan Radio El Shinta, dan Bendahara dijabat Ahmad Basir, Wartawan Harian Bhirawa.

“Dalam waktu paling lama 30 hari susunan kepengurusan dan keanggotan harus diserahkan ke PWI Jatim untuk ditetapkan,” kata Mahfud usai pemilihan.

Ketua PWI Jatim, A Munir berharap, dengan terbentuknya PWI Kabupaten Bojonegoro penuh periode 2016 – 2019 ini diharapkan pengurus baru nantinya dapat mendorong anggota lainnya untuk menghidupkan kembali keanggotaanya.

“Ini adalah organisasi profesi. Kepentingan profesi untuk menjaga profesionalitas harus diutamakan. Agar marwah wartawan tetap terjaga dengan baik,” pesan Munir.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *