SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Jakarta – Operator Blok Cepu ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) menyatakan, kesiapannya untuk meningkatkan jumlah produksi Lapangan Banyuurip, ‎Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil, Edwin Maryoto, mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan kesanggupannya untuk meningkatkan jumlah produksi Blok Cepu kepada Pemerintah Indonesia.
“Kalau pemerintah minta dinaikkan kita sudah siap,” ujarnya disela-sela kegiatan pegelaran pameran tahunan Indonesia Petrolium Association (IPA) Convention & Exhibition 2016 ke 40 di Jakarta Convention Centre (JCC), Kamis (26/5/2016).
Bahkan, lanjut dia, kesanggupan ini sudah disampaikan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Erwin menjelaskan, puncak produksi di Lapangan Banyuurip telah melampaui. Adapun jumlah produksi saat ini berada dikisaran 175 ribu barrel per hari (Bph). Jumlah produksi dapat ditingkatkan dikisaran 200 ribu bph.
Menurutnya, meskipun kapasitas Central Processing Facility (CPF) hanya mampu menampung 185 ribu barel peningkatan dapat langsung dilakukan melalui jalur pipa yang terhubung ke FSO Gagak Rimang Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Langsung melalui jalur pipa sampai ke FSO Tuban,” ucapnya.
Lebih jauh, dia menjelaskan, bahwa peningkatan produksi tidak termasuk dari Lapangan Kedung Keris (KDK) yang berpusat di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.
“Tidak termasuk dari situ. Tapi nantinya minyak dari KDK juga akan diolah di CPF,” tutupnya. (Roz)