SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Jakarta – Keberadaan proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan tahunan Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition 2016 ke 40 di Jakarta Convention Centre (JCC)‎ sejak hari pertama Rabu hingga Kamis (25-27/5/2016).
Hal ini terlihat dalam banyaknya pengunjung yang singgah di stand pameran ExxonMobil. Beberapa pengunjung terlihat antusias dan ingin memahami tentang program pemberdayaan masyarakat dan profil Lapangan Banyuurip.
Camat Gayam, Hartono yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan, program pemberdayaan yang dilakukan ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) telah membawa perubahan bagi masyarakat sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada EMCL yang turut memberikan kontribusi kepada masyarakat Gayam,” ujarnya.
Menurutnya bentuk kegiatan sosial yang dilakukan EMCL bersinergi dengan Pemkab Bojonegoro. Misalnya program pembuatan jamban. Program ini juga dilaksanakan bekerjasama dengan LSM Spektra. Selain itu, juga program sanitasi air bersih.
“Program ini membantu pemkab untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan bahagia,” ucapnya.
Perwakilan Spektra, Ardhiana Yuni Astuti, mengungkapkan, beberapa kendala sempat ditemui selama melakukan proses pendampingan. Sebagian besar, lanjut dia, kendala yang dihadapi adalah keinginan masyarakat yang meminta uang.
“Namun kini perilaku mereka sudah berubah,” tuturnya.‎
External Affairs Manager EMCL, Dave Seta menjelaskan, mekanisme realisasi program kemasyarakatan industri migas, selama ini belum difahami sepenuhnya oleh masyarakat. EMCL melaksanakan programnya didasari asas investasi sosial.
“Kita menyadari bahwa untuk menjalankan proyek, kita butuh dukungan dari masyarakat dan pemerintah,” ucapnya. (Roz)