SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Sebanyak 10 ribu pelajar dari tingkat dasar sampai sekolah menengah atas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ikut memeriahkan event Tuban membaca yang dipimpin Wakil Bupati, Noor Nahar Husain, di depan kantor pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat Jalan Kartini Tuban.
“Kurang lebih 10 pelajar terlibat,” kata Kabid TK/SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban, Sutarno, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (27/5/2016).
Event positif ini dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2016. Sebelum membaca seluruh pelajar dari perkotaan dan kecamatan ikut jalan sehat.
Tujuannya mengenalkan pentingnya sinergi dunia olahraga dalam pendidikan. Selain itu, mendekatkan generasi penerus Tuban dengan dunia literasi.
“Tanpa membaca intelektual tidak akan berkembang,” tegas Tarno.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Tuban, Miyadi. Pihaknya mendukung even perdana ini.
Dia menilai, kebiasaan membaca bukan sesuatu yang sulit. Cukup satu contoh dari orang tua maupun pendidik selama di lingkup sekolah.
“Hal yang paling mudah bagi siswa adalah meniru,” sambung Miyadi.
Sehingga tanpa adanya kesadaran orang tua membaca, pelajar akan sulit membiasakan hal tersebut.
Dewan memproyeksikan kebiasaan membaca banyak manfaatnya. Di antaranya meningkatkan daya analisis masalah, dan menambah wawasan intelektual pelajar.
“Menghadapi modernisasi maupun globalisasi bukan hanya bergantung IT tetapi buku tidak kalah penting,” jelasnya.
Diketahui, setelah membaca salah satu cerita di koran lokal. Seluruh siswa harus meresumnya, kemudian dikumpulkan ke panitia penyelenggara.
Hadir pula dalam acara tersebut meliputi, anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Disdikpora Tuban, Media lokal, dan masyarakat setempat.(aim)