PKL R1 Minta PP Proaktif

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Wadah kontraktor lokal sekitar desa terdampak proyek pengembangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru (JTB),  Paguyuban Kontraktor Lokal Ring-1 (PKL R1) menyarankan agar pemenang tender proyek Early Civil Work, PT.Pembangunan Perumahan (PP) lebih proaktif untuk menyampaikan segala perkembangan proyek. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari. 

“Sifatnya hanya himbauan. Diharapkan agar nanti tidak terjadi miss komunikasi,” ujar Humas PKL R1, Sami’an Sasongko kepada suarabanyuurip.com, Senin (30/5/2016).

Pria yang khas dengan kumis tebalnya ini menjelaskan, pihak PKL R-1 ingin komunikasi dan koordinasi lebih ditingkatkan. Hal ini mengingat perkembangan proyek Lapangan J-TB terus berjalan. Sebagai contoh, lanjut Sami’an, tiba – tiba saja ada kontraktor lain yang tanpa sepengetahuan PKL R1 ikut trelibat dalam proyek JTB. 

“Untuk mengantisipasi saja. Siapa tahu nanti tiba – tiba ada kontraktor lain yang sudah diakomodir,” tutur pria yang akrab dipanggil Pak Breng ini. 

Dia menegaskan, keberadaan PKL R1 bukan untuk menghalang – halangi hak kontraktor lain. Namun lebih pada wadah yang berfungsi mengkoordinir aspirasi antara masyarakat dengan kontraktor untuk bersama – sama menangkap peluang proyek J-TB.

Baca Juga :   Lifting Minyak Lapangan Banyuurip Tahun 2019 Menurun

Buktinya, tandasnya, pembentukan wadah ini juga dilakukan secara terbuka dan melibatkan semua elemen. Termasuk perwakilan dari PT.PP dan operatorship Lapangan J-TB, Pertamina EP Cepu (PEPC). 

“PKL tidak membatasi kesempatan bagi kontraktor lain yang ingin ikut terlibat,” tegas Pak Breng. 

Sebelumnya diberitakan kontraktor lokal sekitar proyek J-TB sepakat membentuk wadah atas nama PKL R1. Pembentukan wadah ini dilaksanakan di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (26/5/2016) lalu.

Hadir dalam acara, perwakilan PT.PP dan PEPC, Anggota Pos Ramil Gayam, Intel Kodim, Intel Polres Bojonegoro, dan sebanyak kurang lebih 45 kotraktor lokal sekitar J-TB. Bahkan, wadah kontraktor desa sekitar proyek Banyuurip, FKKL-B juga turut hadir. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *