SuaraBanyuurip.com –Â Ali Imron
Tuban – Hampir 80 persen warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kini sudah menikmati air bersih dari lima sumur bor di wilayah setempat. Kondisi tersebut berkat bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
“Kami bersyukur adanya bantuan CSR tersebut,” kata Kepala Desa (Kades) Rahayu, Soko, Sukisno, kepada Suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Kamis (2/6/2016).
Meskipun belum merata ke seluruh Kepala Keluarga (KK). Pihaknya bakal terus mengoptimalkan saluran air tersebut untuk kepentingan desa. Terbukti setelah dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kini saldonya sudah jutaan rupiah. Bahkan juga dapat dinikmati warga Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel.
“Warga Bulurejo yang dekat ikut menikmatinya,” imbuh Sukisno.
Pembangunan saluran air tersebut terealisasi bertahap. Sesuai catatannya menggunakan dana CSR tiga kali. Mulai tahun 2010, 2013, dan tahun 2015.
Ditanya soal jumlah CSR yang dialokasikan untuk saluran air, pihaknya enggan membeberkan data tersebut.
“Kini proses pembuatan tandon air di Dusun Kayunan,” tambahnya.
Sebelum memiliki sumur bor, warga Rahayu sangat kesulitan memperoleh air bersih. Mata air di wilayah setempat hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sedangkan irigasi pertanian belum dapat mengandalkan air dari Bengawan Solo.
Pasca terealisasi program air bersih, kini dari 1.102 KK 80 persennya sudah terpenuhi kebutuhan airnya. Bahkan untuk pertanian tidak rebutan lagi ketika masa tanam tiba.
“Pembagiannya bergilir, siang hari untuk kebutuhan warga, dan malam harinya untuk pertanian,” jelasnya.
Sementara, Field Manager JOB P-PEJ, Sugeng Setiono,sangat mendukung perkembangan di desa ring 1 Sumur Mudi. Hal tersebut membuktikan bantuan CSR membawa kemaslahatan masyarakat sekitar.
“Kami bangga atas pencapaian tersebut, semoga kedepannya terus mandiri,” pungkasnya. (Aim)