SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Badan Kerja Sama (BKS) Participating Interest (PI) Blok Cepu mengungkapkan, telah membahas perihal rencana peningkatan jumlah produksi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pembahasan itu dilakukan pada awal bulan Juni 2016 di Semarang, Jawa Tengah.
“Kebetulan tiga hari lalu kami baru saja melakukan rapat koordinasi di Semarang,” kata Wakil BKS PI Blok Cepu, Ganesa Asykari kepada Suarabanyuurip.com.
Dari rapat koordinasi itu, lanjut Ganesa, BKS menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan jumlah produksi. Apalagi jumlah produksi sebelumnya sempat akan dioptimalkan dikisaran 205 ribu barel per hari (bph).
Pria yang juga menjabat sebagai Direktur PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS), BUMD Bojonegoro penyandang PI di Blok Cepu itu menjelaskan, jika BKS sepakat meninjau ulang rencana peningkatan produksi dikisaran 205 ribu bph.
“BKS bersikap kalau peningkatan dari 185 ribu ke 205 ribu ditinjau ulang,” ungkapnya.
Sebelumnya operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) menyatakan, kesiapannya untuk meningkatkan jumlah produksi dari Lapangan Banyuurip, dari Plant Of Development (PoD) awal sebesar 165 ribu bph sebagai bagian dari puncak produksi.
Namun, pemerintah memiliki pandangan lain. Melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), pemerintah ingin agar produksi puncak dapat berlangsung lebih lama.‎ Selain itu, kapasitas fasilitas produksi/CPF hanya sebesar 185 ribu barel. (Roz)