JOB P-PEJ Diminta Tanam Tumbuhan Tinggi

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meminta operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), segera menanam tumbuhan tinggi di sekitar Tapak Sumur Pad A, di Desa Rahayu, Kecamatan Soko. Sebab, tanaman tinggi tersebut berfungsi sebagai peredam suara bising dari proses eksploitasi minyak.

“Perusahaan harus mempertimbangkan solusi ini,” kata Sekretaris BLH Tuban, Bambang Irawan, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban, Senin (6/6/2016).

Usulan tersebut berdasar atas keluhan warga Rahayu beberapa waktu lalu. Ketika timnya ke lokasi, juga merasakan apa yang dialami warga ring 1 JOB P-PEJ.

“Rata-rata warga mengaku waktu istirahatnya berkurang saat malam hari,” imbuh Bambang.

Mengantisipasi dampak berkepanjangan, idealnya perusahaan memperbanyak tanaman tinggi. Salah satunya tumbuhan bambu, sebab Desa Rahayu menjadi habitat endemik tanaman ini.

Hasil pemantauan timnya di lapangan, hingga kini peredam alami hanya tumbuh di sebelah utara Pad A. Sedangkan untuk sisi timur, selatan dan barat belum ada peredamnya. Selain Bambu, semua jenis tanaman tinggi juga mampu meredam kebisingan mesin produksi.

Baca Juga :   Demo Besar-besaran Akan Guncang TBR

Dengan catatan cara menanamnya hanya berjarak 1 sampai 2 meter antar tanaman. Analoginya semakin rapat celah antar daun, semakin nyaring suara bisingnya.

“Meskipun dinilai solutif, tetap ada pertimbangan lain yang harus dipikirkan perusahaan,” jelasnya.

Sebab, ketika di sekitar Pad A banyak tanaman tinggi. Bakal mengayomi lahan pertanian warga setempat. Hasilnya ada problem baru yang harus diselesaikan perusahaan.

“BLH hanya merekomendasikan, soal keputusan ada di tangan JOB P-PEJ,” tambahnya.

Sementara, Field Admin Superintendent, JOB PPEJ, Akbar Pradima, ketika dijumpai di Tuban beberapa waktu lalu tidak mengelak soal kebisingan tersebut.

“Kami akan pertimbangkan solusi dari BLH Tuban,” singkatnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *