SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho
Bojonegoro – Sebanyak 350 Warga Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menerima Sertifikat tanah dari Program Percepatan Pendapataran Tanah (P3T) atau program proyek nasional agraria (Prona) yang diproses sejak awal tahun 2015 lalu yang kemudian dilanjutkan pada tahun 2016.
Serah terima Sertifikat 350 bidang tersebut diserahkan langsung oleh petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengang dibantu perangkat desa di Balai Desa (Baldes) Katur, Rabu (08/06/2016).
“Jumlah total warga yang menerima sertifikat tanah dari program Prona tahap ke dua ini adalah sebanyak 350 bidang dengan dimiliki 350 warga,” kata Kepala Desa Katur, Sukono, kepada suarabanyuurip.com di sela-sela serah terima sertifikat.
Dia mengatakan, proses Prona ini dilakukan sudah sejak awal tahun 2015 lalu dan kemudian dilanjutkan pada tahun 2016. Dengan total keseluruhan sejak tahap pertama hingga kedua adalah sebanyak 758 sertifikat.
Dengan rata-rata luas lahan 750 M2 untuk pekarangan, dan rata-rata lahan pertanian seluas 1500 M2. Sedangkan penerima program diambilkan dari golongan masyarakat kurang mampu.
“Kalau tahap pertama  diserahkan pada 28 November 2015 dengan jumlah total warga yang menerima sertifikat tanah sebanyak 408 bidang dengan dimiliki 408 warga, Mas,” tandas Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Gayam ini.
“Pertama 408 sertifikat kemudian ditambah tahap kedua sebanyak 350 sertifikat. Jadi jumlah total keseluruhan adalah 758 sertifikat dari program Prona yang di terima warga Katur. Rata-rata dari warisan orang tua. Alhamdulillah dengan adanya program prona ini masyarakat antusias dan merasa terbantu,” tandas Kades ring satu Banyuurip, Blok Cepu ini.
Salah satu warga penerima program, Asiyah, mengaku, adanya program prona sertifikat yang diberikan warga sangat mengena sekali. Karena dapat membantu beban bagi warga.
“Sangat senang sekali adanya program ini, Pak. Saya tidak mengeluarkan biaya sudah dapat sertifikat tanah,” ungkap Asiyah pemilik sertifikat nomer hak milik 1390 dengan lahan seluas 623 M2 ini. (suko)