SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur berencana mengalokasikan anggaran Rp 52,3 miliar untuk membangun gedung Akademi Komunitas (AK) setingkat perguruan tinggi.
Rencananya, pembangunan gedung akan dilakukan di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Nantinya, setelah monitoring dan evaluasi dilakukan Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti), akan berganti nama menjadi AK Mandiri.
Kepala Bidang Dinas Pekerjaan Umum, Hari Prasetyo mengatakan, anggaran sebesar itu untuk membangun rintisan AK masih dalam proses pengumuman lelang.
“Pembangunan AK sebenarnya alokasinya Rp 100 miliar, tapi tahun 2016 dialokasikan Rp 52,3 miliar, sisanya dianggarkan tahun 2017,†ujarnya, Rabu (8/6/2016)
Informasinya, Dikti merekomendasikan agar Pemkab Bojonegoro secepatnya mengajukan Rintisan AK menjadi AK Mandiri. Karena, berdasarkan penilaian secara prinsip, AK sudah bagus, namun ke depannya agar segera ada legalisasi.
Sementara itu, Bupati Suyoto mengatakan, ada tiga sumber utama agar rintisan AK menjadi AK mandiri.
Pertama, dosen atau tenaga pengajar memenuhi syarat. Kedua, jika ada dari SMK yang berminat alih fungsi dan memadai diperkenankan. Ketiga, mencari tenaga dari luar yang bisa memperkuat dan mempertegas visi agar tidak salah arah.
“Managemen dan dosen harus diutamakan, kemudian infrastruktur pendukung seperti gedung,†pungkasnya.(Rien)