Keluhkan Beredarnya Kecap Kedaluwarsa

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Salah seorang konsumen mengeluhkan beredarnya produk kecap yang disinyalir kedaluwarsa di salah satu swalayan ternama, di Jalan Diponegoro, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebab sesuai temuannya kemasan kecap sudah menggelembung, dan ketika dibuka ada busanya.

“Saya kaget waktu membuka kemasannya,” kata warga Kecamatan Tuban, Kiftiar, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (10/6/2016).

Dia mengaku, baru pertama kali menemukan kecap kemasan expired. Padahal merek dagangnya cukup terkenal di kalangan orang Tuban. Mengingat pabrik produksinya terletak di Jalan HOS Cokroaminoto Tuban.

Kecap kemasan 620 Ml tanpa tanggal kadaluwarsa, disinyalir telah beredar hampir di 20 kecamatan. Naasnya jarang konsumen yang proaktif melaporkan temuannya ke Pemerintah Daerah (Pemda) maupun satuan keamanan.

“Sehingga kemarin langsung saya posting di Media Sosial (Medsos) biar semuanya waspada,” imbuh Kiftiar.

Pasca menemukan produk tak layak konsumsi tersebut.

Pihaknya meminta Pemda segera menarik seluruh produk serupa. Sebab sangat berbahaya bagi kesehatan balita maupun orang Lanjut Usia (Lansia).

“Produknya masih saya simpan, jaga-jaga ada petugas yang mengecek,” tambahnya.

Baca Juga :   Dua Hari Tak Pulang, Kakek Ditemukan di Tepi Bengawan

Sesuai kaca mata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Saiful Hadi. Makanan kedaluwarsa sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Sebab mengandung bakteri berbahaya yang merusak alat pencernaaan di dalam tubuh.

“Biasanya makanan kedaluwarsa akan memunculkan jamur dan bakteri berbahaya” sambungnya.

Ketika bakterinya sudah masuk dalam tubuh akan mengganggu proses metabolisme tubuh. Sehingga menyebabkan mual, muntah, sakit perut, hingga diare. Cara mudah mengantisipasinya cukup dengan teliti memeriksa kemasan sebelum membelinya.

“Jangan menerima produk yang kemasannya rusak,” sarannya.

Sementara, hingga berita ini ditulis Kabid Perdagangan, Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Tuban, Bhismo Setya Adji, mengaku, akan mengecek terlebih dahulu temua konsumen tersebut. Apabila benar akan digelar operasi susulan.

Diketahui, Pemda Tuban bersama satuan keamanan telah melakukan operasi Makanan dan Minuman (Mamin) kedaluwarsa sebelum puasa. Hasilnya banyak saos dan kecap botolan kecil yang rusak dan expired. Lainnya banyak ditemukan produk kemasan yang mendekati kadaluwarsa. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *