Penilaian Harga Didasarkan Per Bidang

SuaraBanyuurip.com - D Suko Nugroho

Bojonegoro – Tim appraisal yang bertugas melakukan penaksiran harga calon lahan pengganti tanah kas Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diperkirakan segera turun ke lapangan. Kedatangan tim ini setelah pemerintah desa setempat menyetujui rekomendasi dan menyampaikan hasil musyawarah desa (Musdes) ke SKK Migas, Kamis (9/6/2016).

“Dalam waktu dekat ini mungkin akan ada tim appraisal yang akan turun ke sini,” kata Kepala Desa Gayam saat musyawarah desa (Musdes) pembahasan rekomendasi tanah pengganti TKD dari SKK Migas.

Penilaian harga akan dilakukan tim dari Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) langsung ke masing-masing pemilik lahan calon pengganti TKD Gayam yang ditawarkan Kamidin yang telah disetujui dalam musdes.

“Tim ini independen. Tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun,” tegas Winto.

Penilaian terhadap calon lahan pengganti nantinya akan dilakukan bukan secara keseluruhan lahan yang ditawarkan, melainkan per bidang.

“Artinya, antara harga tanah di dalam dan di luar tidak sama,” ujar Winto.

Baca Juga :   Amerika Sanksi Iran Sebabkan Harga Minyak Mentah Naik Jadi USD73,53/Barel

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Bojonegoro, Supi Hariono mengatakan, musdes ini merupakan bagian percepatan penyelesaian TKD Gayam. Musdes adalah rangkaian dari pra mencari tanah pengganti. Bilamana tanah pengganti sudah jelas, baru Gubernur Jawa Timur menetapkan izin lokasi.

“Setelah itu Gubernur membentuk tim,” ujar Supi.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *