SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih terganjal anggaran untuk melaksanakan pasar murah pada bulan ramadan tahun ini. Namun kegiatan tersebut tetap akan dilaksanakan mulai 23 Juni 2016 mendatang.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Blora, Maskur mengatakan, pihaknya berencana menggandeng beberapa pihak untuk tetap mengadakan pasar murah tersebut, meskipun tidak diperbolehkannya menggunakan APBD.
“Ada dari Bulog yang menyediakan beras, Hiswana Migas yang kami harapkan menyediakan Elpiji, dari pemerintah provinsi yang rencanaya support gula serta beberapa pihak lain,” kata dia.
Dirinya berharap, keberadaan perusahaan migas di wilayah Blora bisa ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan pasar murah yang akan terlaksana.
Sementara Bupati Blora Djoko Nugroho, mengaku resah dengan hal itu. “Keresahan kita tidak mampu mengadakan pasar murah karena APBD tidak diperbolehkan,” ungkapnya. (ams)