SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (P EP) Asset 4 Field Cepu, mulai melakukan seleksi Tenaga Kerja (Naker) lokal sekitar lokasi Sumur Tapen 2, di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sesuai kebutuhan pada kegiatan eksplorasi, P EP hanya membutuhkan 18 orang.
“Sesuai kebutuhan kita cukup merekrut 18 warga sekitar Tapen,” kata Field Manager P EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (16/6/2016).
Tetapi beberapa waktu lalu ada satu oknum sekitar ring 1, mendesak supaya jumlah kebutuhan Naker ditambah 4 orang lagi. Tambahan tersebut disinyalir telah memperoleh rekomendasi dari Pemdes Sidoharjo.
Menyikapi hal demikian, pihaknya akan memberlakukan seleksi ketat kepada calon Naker. Mulai tes tertulis, hingga kesehatan.
Awalnya 18 orang yang telah ditunjuk bersama Pemdes diharapkan segera berkerja. Sebab pekerjaannya tidak membutuhkan skill maupun sertifikat kerja.
Hanya membutuhkan niat, keseriusan, kehati-hatian, dan pengawasan dari tim lapangan.
“Lantaran ada tambahan 4 Naker otomatis harus melalui seleksi,” imbuh Agus.
Ketika ditanya soal perkembangan hasil seleksi tersebut. Pihaknya mengaku belum memperoleh hasil dari tim seleksi. “Tetapi apabila hasilnya sudah ada pasti akan diinformasikan ke publik,” janjinya.
Sementara, Camat Senori, Eko Julianto, berharap gejolak permintaan Naker ring 1 dapat segera diatasi. Sehingga dinamika tersebut tidak berpengaruh dengan jadwal eksplorasi Tapen 2.
“Kami minta semua usulan dapat dibicarakan dengan kepala dingin,” sambung Eko.
Pihaknya meminta, usulan Naker tidak menjadi awal konflik antara P EP dengan warga ring 1. Sebab adanya industri Migas harus membawa perubahan di berbagai sektor, mulai pertanian, peternakan, perekonomian, hingga kemandirian warga sekitar. (Aim)