Operasi Pasar Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan terus melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga kebutuhan pokok di pasaran selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

“Kami akan terus melakukan operasi pasar untuk memastikan harga bahan pokok di pasaran stabil,” ujar Kasi Produksi dan Sarana, Disperindag Kabupaten Bojonegoro, Didik Hari Supriyadi, Jumat (17/6/2016).

Operasi pasar digelar di Pasar Besar Bojonegoro dan Pasar Kalitidu. Bahan pokok yang dijual yakni minyak goreng, beras, gula pasir, dan tepung terigu. Sejak ada operasi pasar, harga beras dan minyak goreng di pasaran mulai berangsur turun. Operasi pasar masih akan dilakukan hingga 30 Juni mendatang.

Saat ini sejumlah harga bahan pokok sudah mulai mengalami penurunan. Beras dan minyak goreng mulai normal. Minyak goreng yang sebelumnya Rp 13.000 per kilogram (Kg) kini turun menjadi Rp 11.000 per kilogram. Sedangkan beras harganya dikisaran Rp 8.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 9.000/kg. 

Namun, untuk gula pasir hingga kini harganya masih bertahan dikisaran Rp 15.500 per kg, hal ini belum bisa dipastikan oleh Disperindag apakah ada penurunan atau tidak.

Baca Juga :   Persiapan Natal dan Tahun Baru 2025, Dishub Bojonegoro Laksanakan Ramp Check

“Kami belum bisa menentukan karena kebutuhan gula di masyarakat mendekati lebaran semakin banyak, seperti bahan baku kue,” tambahnya.

Pada operasi pasar kali ini stok gula kembali ditambah yaitu menjadi 1 ton per hari. Sebelumnya hanya 850 kilogram per hari.

“Awalnya dulu 1 ton tapi dikurangi. Saat ini ditambah lagi,” pungkasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *