SuaraBanyuurip.com –Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina Domestik Gas Semarang, Jawa Tengah melakukan tambahan kuota elpiji melon (3kg) sebanyak 10 sampae 12 persen. Penambahan akan dilakukan selama bulan Ramadan.
Menurut Koordinator Hiswana Migas Wilayah Pati, Suma Novendi, untuk pendistribusian penambahan kuota kepada masyarakat dilakukan secara bertahap.
“Sebelum puasa, sekarang ini, jelang Idul Fitri dan sesudah Idul Fitri,” ujarnya.
Pada bulan Puasa ini, pihaknya mengakui jika jumlah permintaan tabung melon mengalami peningkatan.
“Itu menjadi hal yang wajar. Karena saat bulan puasa dan menjelang Idul Fitri, banyak warga yang memasak. Permintaan meningkat namun stok barang terbatas,” ungkapnya.
Untuk itu, pihak pertamina juga menambah jatah elpiji 2-3 persen selama bulan Ramadhan. Harga jual tabung melon tersebut disesuaikan dengan pedoman dari Pertamina.
“Dipangkalan resmi kami, telah kami pasang spanduk harga elpiji 3 kilogram (Kg) adalah Rp15.500. Kalau di tingkat pengecer itu harganya lebih tinggi, bahkan sampai diatas Rp20.000,” kata Suma.
“Itu bukan ranah kami untuk menertibkan harga. Karena berada pada jalur distribusi Pertamina. Itu adalah kewengan dari pemerintah daerah untuk mengatur harga ditingkat pengecer,” ungkap dia. (Ams)