SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjamin bebas dari peredaran Vaksin palsu. Karena selama ini program imunisasi belita di Blora menggunakan vaksin dari pemerintah dan gratis.
“Saya yakinkan di Blora tidak ada peredaran vaksin palsu,” kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Blora, Lilik Hernanto, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (02/7/2016).
Menurut Lilik, selama ini program imunisasi balita di Blora, menggunakan vaksin dari pemerintah dan gratis. Dengan begitu, kata dia, kecil kemungkinan pemberian vaksin kepada para balita di Blora memakai vaksin palsu.
Program vaksinisasi tersebut dilakukan melalui Dinkes, Puskesmas, Posyandu, dan vaksin diperoleh dari pemerintah. “Untuk itu, tidak mungkin bahwa pemberian vaksin memakai vaksin palsu,” ujarnya.Â
Lebih lanjut Lilik mengatakan, vaksin yang diindikasikan palsu itu adalah kebanyakan vaksin yang mahal dan diduga dilakukan melalui dokter praktik. Ditambahkan, di Blora saja ada dokter praktik yang mengambil vaksin gratis dari Dinas Kesehatan.
“Selama ini, dokter praktek mengambil vaksin dari Dinas Kesehatan,” ungkapnya.Â
Meski dijamin tidak ada peredaran vaksin palsu di Blora, pihaknya mengaku tetap melakukan penulusuran di lapangan. (ams)