SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sudah memberlakukan siaga 24 jam bagi seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayahnya selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah. Pelayanan optimal tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama pada kecelakaan selama lebaran.
“Seluruh Puskesmas di Tuban sudah siaga utamanya di jalur Pantura,†kata Kepala Dinkes Tuban, Saiful Hadi, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (5/7/2016).
Beberapa hari sebelum lebaran, pihaknya sudah mengecek fasilitas Puskesmas Pantura mulai Kecamatan Bancar, sampai Widang. Terutama persiapan obat-obatan Pertolongan Pertama (PP), maupun kesiapan petugas sendiri.
Pemudik dipersilahkan menghubungi Call Center darurat 119, apabila membutuhkan pertolongan. Seketika itu petugas puskesmas terdekat akan memberikan pelayanan kedaruratan yang dibutuhkan.
Sebab nomor tersebut langsung akan tersambung dengan operator di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Secara otomatis akan disambungkan ke Puskesmas, dan fasilitas kesehatan milik pemerintah lainya.
“Apapun kebutuhan layanan kesehatan kami siap berikan,†imbuh Saiful.
Pasca tersambung dengan Call Center, petugas akan menanyakan layanan kesehatan apa yang diminta pemudik. Apabila mengalami atau menemukan insiden kecelakan, fasilitas kesehatan terdekat akan datang membawa ambulan untuk memberikan pertolongan.
Saat ini 31 petugas kesehatan sudah bersiaga di tujuh posko mudik. Petugas kesehatan bersinergi dengan petugas kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), maupun Satpol PP menjaga posko mudik Pantura.
“Kami jamin layanan kesehatan dari tim medis Pantura akan memberikan layanan terbaik dan cepat,†pungkasnya.(Aim)