SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) bersama Negara Swedia telah menjalin kerjasama jual beli Certified Emissions Reduction (CER) atau satuan reduksi emisi yang telah di sertifikasi. Terbukti bulan Mei 2015 lalu Semen Indonesia telah menandatangani Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) dengan harga CER yang disepakati sebesar 3,75 EUR/CER.
“Perjanjian ini wujud dari berkomitmen pengurangan emisi Karbondioksida (CO2) melalui operasional pabrik yang ramah lingkungan,†kata Technology & Product RD Spesialist Semen Indonesia, Rahadi Mahardika, melalui surat elektronik kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (14/7/2016).
Rahadi menjelaskan, sinergi ini bukan sekedar klaim tetapi telah memperoleh pengakuan internasional melalui Clean Development Mechanism (CDM) Project. Dimana CDM merupakan mekanisme di bawah protokol Kyoto, untuk membantu Negara maju atau industri memenuhi sebagian kewajibannya menurunkan emisi gas rumah kaca.
Tugas lainnya membantu negara berkembang dalam upaya menuju pembangunan berkelanjutan, dan kontribusi terhadap pencapaian tujuan Konvensi Perubahan Iklim.
“Program ini mulai diinisiasi tahun 2009 dengan nama proyek Partial substitution of fossil fuel with biomass at Semen Gresik cement plant in Tuban,†imbuhnya.
Dalam kontrak jual beli tersebut proses jual beli dibagi menjadi 3 periode. Periode vintage pertama Januari 2013 Â Februari 2015, periode vintage kedua Maret 2015 Â April 2016, dan periode vintage ketiga Mei 2016-Februari 2018.
“Untuk tahap pertama penjualan CER kepada Swedia mencapai 90.000 ton CO2eq,†jelasnya.
Nilai tersebut tidak seberapa, namun disisi image memiliki nilai cukup mahal. Pihaknya menegaskan kontrak ini sebagai langkah PT Si ikut mengendalikan emisi lingkungan, dan pencegahan pemanasan global. (Aim)